finnews.id – Raksasa sepak bola Spanyol, Barcelona, dilaporkan mulai mengambil langkah konkret untuk memboyong bintang AC Milan, Rafael Leao.
Langkah ini diambil guna menjajaki peluang transfer penyerang sayap asal Portugal tersebut pada bursa transfer musim panas kali ini.
Masa depan pemain berusia 27 tahun itu kini memang sedang menjadi spekulasi hangat.
Di sisi lain, manajemen Rossoneri dikabarkan tidak keberatan melepas sang pemain demi melakukan penyegaran di dalam skuad mereka.
Hasrat Rafael Leao Cari Tantangan Baru
Keinginan Milan untuk melepas sang pemain tampaknya sejalan dengan ambisi pribadi Rafael Leao.
Selain Barcelona, raksasa Inggris Manchester United juga disebut-sebut menaruh minat besar untuk mengamankan jasanya.
Leao bahkan sempat menyatakan secara terbuka bahwa dirinya membutuhkan atmosfer baru guna mendongkrak karier sepak bolanya.
“Saya butuh tantangan baru. Saya sudah memenangkan dua trofi di Italia dan berada di sana cukup lama,” ujar Leao dalam wawancaranya bersama Sport TV, seperti dilansir SportsMole.
Pemain lincah ini menambahkan bahwa karakteristik permainannya akan jauh lebih berkembang jika ia berkompetisi di kasta tertinggi Inggris atau Spanyol.
Menurut Leao, bermain di Premier League atau La Liga akan menguji bakatnya melawan para pemain kelas dunia, yang dinilai mampu memicu potensi terbaiknya keluar.
Milan Pasang Harga Miring, Dampak Absen di UCL
Berdasarkan laporan media terkemuka Italia, La Gazzetta dello Sport, manajemen Barcelona sudah mulai membuka jalur komunikasi dengan pihak Milan.
Menariknya, Milan dikabarkan rela melepas Leao di angka 60 juta euro (sekitar 51 juta poundsterling).
Nilai transfer ini dinilai terhitung miring jika melihat reputasi, usia emas, serta kualitas yang dimiliki sang pemain.
Selama membela panji AC Milan, statistik Leao terbilang impresif dengan catatan 80 gol dan 65 assist dari 291 pertandingan di seluruh kompetisi. Pada musim lalu saja, ia sukses mengemas 10 gol dan 3 assist dari 31 penampilan.
Faktor absennya AC Milan di Liga Champions musim depan disinyalir menjadi pemicu kuat retaknya hubungan ini.