finnews.id – Penyerang Arsenal, Leandro Trossard, dikabarkan baru akan mengevaluasi kelanjutan kariernya di Emirates Stadium setelah menyelesaikan tugas membela tim nasional Belgia di Piala Dunia 2026.

Pemain berusia 31 tahun tersebut akan memasuki 12 bulan terakhir dalam masa kontraknya di London Utara.

Situasi ini memicu rumor yang kian kencang mengenai potensi kepindahannya pada bursa transfer musim panas ini.

Minat dari Turkiye dan Tawaran Lisan 20 Juta Euro

Menurut laporan dari media Inggris, The Mirror, agensi baru yang menaungi Trossard, FOKUS, mulai kebanjiran telepon dari sejumlah klub yang meminati jasa sang pemain.

Salah satu peminat serius adalah raksasa Turkiye, Besiktas. Klub tersebut menjadikan Trossard sebagai target buruan utama setelah sempat gagal merekrutnya pada musim panas tahun lalu.

Informasi dari lingkaran dalam klub menyebutkan bahwa Besiktas bahkan telah mengajukan tawaran verbal senilai 20 juta euro atau sekitar 17,25 juta poundsterling.

Manajemen Arsenal dilaporkan bakal menganggap nominal tersebut cukup memuaskan, dengan catatan jika Trossard sendiri yang meminta untuk pindah ke Besiktas.

Fokus Penuh pada Piala Dunia 2026

Meski spekulasi masa depannya terus bergulir, Trossard saat ini memilih untuk fokus total pada perjuangan Belgia di Piala Dunia.

Pihak sang pemain menegaskan tidak ingin ada gangguan apa pun yang dapat memecah konsentrasinya sepanjang turnamen berlangsung.

Trossard sebenarnya punya hasrat untuk menghabiskan sisa kontraknya di Arsenal. Namun, ia juga menuntut menit bermain yang reguler.

Di sisi lain, ia sadar betul bahwa The Gunners berencana mendatangkan setidaknya satu winger kiri baru pada bursa transfer kali ini.

Antrean Penggemar Trossard di Eropa dan Arab Saudi

Selain Besiktas, klub asal Arab Saudi, Al-Diraiyah, juga menaruh minat pada pemain Belgia ini.

Kendati demikian, Trossard belum mengambil keputusan final apakah ia masih ingin melanjutkan karier di Eropa atau mulai melirik opsi di luar benua biru.

Dalam satu tahun terakhir, deretan klub Italia seperti Roma dikabarkan sempat memantau situasinya. Rival abadi Besiktas, Fenerbahce, juga pernah mencoba mendekatinya.