finnews.id — Pemilik sepeda motor matik wajib melakukan perawatan komponen Continuously Variable Transmission (CVT) secara rutin demi menjaga performa kendaraan tetap optimal. Anda sebenarnya bisa melakukan proses pembersihan ini di rumah dengan peralatan sederhana, namun aktivitas ini menuntut ketelitian yang tinggi.
Sebagai informasi, CVT merupakan jantung penggerak pada motor matik yang memegang peran vital untuk menyalurkan putaran mesin langsung ke roda belakang. Jika debu, sisa kikisan komponen, dan kotoran menumpuk di dalam bak CVT, hal tersebut pasti akan mengganggu kenyamanan berkendara Anda.
Kondisi yang paling sering muncul akibat pemilik jarang membersihkan CVT adalah timbulnya bunyi kasar atau suara gredek saat motor mulai berjalan. Agar masalah tersebut tidak menimpa kendaraan Anda, simak panduan mudah membersihkan dan memeriksa komponen CVT berikut ini.
1. Siapkan Kunci-Kunci dan Cairan Pembersih khusus
Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah membuka bak penutup (crankcase) CVT. Proses ini membutuhkan kunci ukuran 8, dan Anda sebaiknya menggunakan kunci T agar proses pelepasan baut terasa lebih mudah. Saat melepas penutup, Anda harus memperhatikan dengan saksama posisi baut yang panjang dan pendek. Kesalahan dalam memasang kembali baut-baut ini dapat membuat blok mesin jebol, sehingga memicu kebocoran oli mesin.
Selanjutnya, siapkan pula kunci khusus (tracker) untuk membuka rumah roller dan mangkok kopling ganda guna memudahkan proses pembersihan secara menyeluruh. Untuk merontokkan kotoran, Anda bisa menggunakan cairan pembersih khusus (brake cleaner) yang banyak dijual di toko otomotif, atau memanfaatkan bensin sebagai alternatif.
Gunakan sikat gigi bekas atau kuas untuk menyapu sikat kotoran membandel yang menempel di setiap sudut sempit. Setelah semua komponen bersih, semprot bagian tersebut menggunakan angin bertekanan tinggi dari kompresor. Jika Anda tidak memiliki kompresor di rumah, Anda cukup mengeringkan seluruh komponen dengan kain lap bersih yang bebas serat.