Finnews.id – Lifestyle Wakil Menteri (Wamen) Pariwisata Ni Luh Puspa menyampaikan bahwa Dieng Caldera Race 2026 merupakan sarana untuk mempromosikan daerah Wonosobo sebagai daerah tujuan wisata olahraga.
Ketika meninjau pelaksanaan Dieng Caldera Race 2026 di Perkebunan Teh Tambi, Wonosobo, Jawa Tengah pada Minggu (21/6), dia mengatakan bahwa kegiatan olahraga berbasis destinasi wisata bisa mendorong pergerakan wisatawan, peningkatan dalam hunian penginapan, dan juga membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar.
“Dieng Caldera Race 2026 bukan hanya sebuah ajang lari, tetapi juga menjadi media promosi pariwisata yang sangat efektif,” sebagamana dikutip dalam keterangan pers Kementerian yang dikonfirmasi pada Senin.
Diungkapkan juga bahwa Caldera Race menjadi lebih dari sekadar ajang lari, melainkan pengalaman yang memadukan olahraga, alam, dan budaya dalam satu rangkaian yang berkesan.
Ajang lari tersebut diharapkan juga bisa mendorong peningkatan kualitas pelayanan pariwisata dan perluasan manfaat pariwisata bagi masyarakat setempat.
Para peserta Dieng Caldera Race 2026 dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara bisa menikmati lanskap Perkebunan Teh Tambi, Gunung Sindoro, Puncak Sikendil, dan Gunung Sibuthak.
Mereka bisa menyaksikan paduan keindahan bentang alam vulkanik, kekayaan budaya, serta keramahan masyarakat sekitar selama mengikuti lomba.
Ni Luh mengajak para peserta Dieng Caldera Race 2026 untuk mengeksplorasi tempat-tempat wisata di Wonosobo, termasuk Perkebunan Teh Tambi yang menawarkan pengalaman menikmati pemandangan kebun teh dan mempelajari pengolahan teh.
Dia berharap Dieng Caldera Race berkembang menjadi ikon acara wisata olahraga Indonesia yang dapat menarik banyak wisatawan dari dalam maupun luar negeri.
Ia menyampaikan bahwa keberhasilan sebuah kegiatan wisata olahraga tidak hanya diukur dari konsistensi penyelenggaraannya, tetapi juga manfaatnya bagi masyarakat lokal.