Semakin banyak masyarakat memahami fungsi satwa liar dalam menjaga keseimbangan ekosistem, semakin besar pula kepedulian untuk menolak praktik perburuan maupun perdagangan ilegal.
2. Ikut Aktif Menjaga Kelestarian Alam
Perlindungan satwa juga harus dibarengi dengan upaya menjaga habitatnya. Karena itu, biasakan untuk tidak membuang sampah sembarangan, tidak merusak kawasan hutan, serta menghindari berbagai tindakan yang dapat merusak lingkungan.
Habitat yang tetap terjaga akan membantu satwa liar bertahan hidup secara alami.
3. Hindari Membeli Produk yang Berasal dari Satwa Liar
Cara berikutnya adalah tidak membeli produk yang berasal dari satwa liar, baik berupa kulit, bulu, maupun berbagai produk lain yang menggunakan bagian tubuh hewan dari spesies yang dilindungi.
Semakin rendah permintaan pasar, semakin kecil pula peluang terjadinya perburuan ilegal.
4. Jangan Memelihara Satwa Liar
Sebagian orang menganggap memelihara satwa liar sebagai hobi. Padahal, tindakan tersebut merupakan pelanggaran hukum apabila satwa tersebut termasuk spesies yang dilindungi.
Selain melanggar aturan, satwa liar memiliki peran penting di habitat alaminya untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Oleh karena itu, satwa tersebut seharusnya tetap hidup di alam, bukan dipelihara di rumah.
5. Laporkan Aktivitas Perburuan atau Perdagangan Ilegal
Apabila menemukan dugaan perburuan maupun perdagangan satwa liar secara ilegal, jangan hanya menjadi penonton.
Masyarakat dapat melaporkan aktivitas tersebut kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) setempat atau organisasi konservasi yang berwenang. Laporan dari masyarakat dapat membantu mempercepat penanganan sekaligus mencegah semakin banyak satwa dilindungi menjadi korban.