Tradisi tersebut merupakan bagian dari warisan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi. Orang tua mengajarkan nilai-nilai itu kepada anak-anak mereka, kemudian diteruskan kembali kepada generasi berikutnya.

Pada akhirnya, keputusan untuk mengikuti atau tidak mengikuti pantangan pindah rumah di bulan Suro kembali kepada keyakinan masing-masing.