Tapi tidak!

Di saat bola sudah menempel di ring datanglah pemain belakang Knicks, Anunoby. Tinggi badannya yang 2,01 meter, jangkauan tangannya yang panjang, tiba-tiba bisa menepis bola yang sudah di bibir ring itu. Spurs pun gagal menang tiga angka. Bahkan gagal menang sama sekali. Dalam hitungan detik yang tersisa Knicks berhasil menambah dua angka. Posisi pun terbalik menjadi 107-106 untuk Knicks.

New York pesta.

Piala Dunia sepak bola tidak penting lagi. Yang ditunggu adalah pertandingan kelima. Di New York pula. Kalau yang ke lima menang tidak perlu lagi ada pertandingan keenam dan ketujuh. Knicks juara ”in five”.

Kenapa cucu Pak Iskan bisa memperhitungkan faktor Fox yang membuat Knicks juara? Kelihatannya hanya semata ia punya sentimen pribadi: tahun lalu Fox meninggalkan Sacramento Kings, pindah ke Spurs.

Nama Anunoby pun jadi pahlawan di New York. Bagaimana Anunoby bisa lari secepat itu dan sempat menepis bola Fox yang sudah nyaris masuk.

Nama lengkapnya OG Anunoby. Ogugua Anunoby. Ia lahir di London. Pernah ikut tim NBA Toronto lalu pindah ke Knicks.

 

Nama Anunoby kini mulai disejajarkan dengan Draymond Green, bintang belakang klub Warrior, California, juara NBA tujuh kali. Tentu belum sejajar. Green, kini 37 tahun, adalah legenda.

Karena itu ketika Green nonton pertandingan Piala Dunia di stadion Los Angeles kamera sering me-zoom wajahnya. Hari itu tim sepak bola Amerika menang telak lawan Paraguay: 4-1.

Final “in five” ini masih terus jadi pembicaraan hangat di New York. Topiknya dua: mengapa Fox tidak ”buang waktu” di posisi yang sudah unggul dan tinggal 13 detik.

Bukan hanya ”buang waktu” harusnya Fox memancing pemain Knicks agar melakukan pelanggaran. Nambah angkanya lewat hukuman atas pelanggaran itu, bukan dengan ngotot ingin mencetak angka meski peluangnya memang sangat besar.

Topik satunya: bagaimana Anunoby bisa tiba-tiba ada di belakang Fox yang sedang melalukan layup dan menggagalkannya.

 

Begitulah permainan olahraga. Kalau saja Anunoby tidak jadi siluman hari itu puja-puji tentu untuk Fox. Tapi karena gagal ganti caci-maki untuknya.