Rentetan Masalah Warnai Musim Leclerc

Musim 2026 menjadi periode yang sulit bagi Leclerc. Dalam beberapa pekan terakhir, ia mengalami berbagai insiden dan masalah teknis di Miami, Monako, hingga Barcelona.

Kecelakaan pada sesi kualifikasi Barcelona menambah daftar kesulitan yang dihadapinya. Padahal, sebelum insiden tersebut, Leclerc sempat menunjukkan kecepatan yang cukup menjanjikan untuk bersaing memperebutkan pole position.

Saat ini, Leclerc berada di posisi keempat klasemen pembalap dengan koleksi 75 poin. Ia tertinggal 40 poin dari Hamilton yang terus menunjukkan performa konsisten bersama Ferrari.

Kondisi ini memunculkan spekulasi bahwa Ferrari bisa lebih memprioritaskan Hamilton dalam perebutan gelar juara dunia musim 2026, mengingat sejarah tim asal Maranello tersebut yang kerap menerapkan hierarki pembalap saat memburu gelar.

Leclerc Bertekad Bangkit

Meski menghadapi situasi sulit, Leclerc tetap optimistis menatap sisa musim. Ia mengaku perlu menemukan kembali kepercayaan dirinya terhadap mobil Ferrari agar bisa kembali bersaing di barisan depan.

Menurut Leclerc, beberapa akhir pekan balapan terakhir tidak berjalan bersih akibat berbagai kendala teknis yang terus bermunculan.

Ia berharap Ferrari mampu memberikan mobil yang lebih andal pada seri-seri berikutnya sehingga dirinya dapat kembali menemukan ritme terbaik.

“Saya hanya menantikan balapan yang berjalan bersih, menemukan kembali ritme, dan mudah-mudahan bisa kembali bertarung di depan,” ujar Leclerc.

Dengan masih banyak seri tersisa pada musim 2026, peluang Leclerc untuk bangkit sebenarnya masih terbuka. Namun, ia dan Ferrari harus segera menyelesaikan berbagai masalah reliabilitas agar tidak semakin tertinggal dalam persaingan gelar juara dunia.

Penutup

GP Barcelona 2026 kembali menjadi akhir pekan yang sulit bagi Charles Leclerc. Setelah kecelakaan di kualifikasi, pembalap Ferrari itu harus menerima kenyataan pahit gagal finis akibat kerusakan power steering di penghujung balapan. Sementara Lewis Hamilton meraih kemenangan bersejarah bersama Ferrari, Leclerc kini dituntut untuk segera bangkit dan menemukan kembali performa terbaiknya demi menjaga peluang dalam persaingan gelar Formula 1 musim ini.

Referensi: