finnews.id – Lewis Hamilton akhirnya mencatatkan hasil kualifikasi terbaiknya sejak bergabung dengan Ferrari pada musim Formula 1 2025. Pembalap tujuh kali juara dunia itu akan memulai Grand Prix Barcelona dari posisi kedua setelah tampil impresif di sesi kualifikasi.

Hasil ini menjadi pencapaian penting bagi Hamilton bersama tim asal Maranello tersebut. Setelah menjalani akhir pekan yang sulit, pembalap asal Inggris itu justru menemukan solusi sederhana yang membantu mengubah performanya secara drastis.

Awal Pekan yang Sulit bagi Hamilton

Akhir pekan di Sirkuit Barcelona-Catalunya tidak berjalan mulus bagi Hamilton. Sesuai regulasi pembalap muda Formula 1, Ferrari menyerahkan mobilnya kepada junior tim, Dino Beganovic, pada sesi latihan bebas pertama (FP1).

Akibatnya, Hamilton baru turun lintasan pada FP2 dan langsung menghadapi tantangan besar. Ia hanya mampu finis kesembilan dengan selisih lebih dari satu detik dari pembalap tercepat.

Meski berhasil memangkas jarak pada FP3, performanya masih belum sepenuhnya memuaskan. Bahkan, ia sempat tertinggal sekitar setengah detik dari rekan setimnya, Charles Leclerc.

Hamilton mengakui situasi tersebut membuatnya frustrasi.

Rahasia di Balik Kebangkitan Hamilton

Menjelang sesi kualifikasi, Hamilton mengambil keputusan yang tidak biasa. Ia memilih meninggalkan area sirkuit untuk sejenak menenangkan diri.

Pembalap berusia 41 tahun itu mengungkapkan bahwa keputusan tersebut justru menjadi titik balik performanya.

“Saya meninggalkan sirkuit antara FP3 dan kualifikasi. Saya berkata, ‘Saya harus keluar dari sini’,” ujar Hamilton.

Ia kemudian kembali ke motorhome dan hanya mengikuti komunikasi tim melalui telepon bersama para insinyurnya. Menurut Hamilton, momen singkat tersebut memberinya kesempatan untuk melakukan reset mental.

“Saya pergi ke tempat yang membuat saya bisa melakukan reset. Ketika kembali, entah bagaimana saya bisa kembali menemukan ritme. Apa pun itu, ternyata berhasil,” kata Hamilton.

Keputusan sederhana tersebut langsung membuahkan hasil. Hamilton tampil sangat cepat sejak Q1 dan bahkan sempat menjadi yang tercepat di sesi pembuka kualifikasi.