Leclerc Alami Kecelakaan Besar di Q3

Salah satu drama terbesar terjadi pada sesi Q3 ketika Charles Leclerc mengalami kecelakaan hebat. Pembalap Ferrari tersebut kehilangan kendali mobil saat keluar dari Tikungan 4.

Mobil Leclerc kemudian menghantam pembatas lintasan dengan keras, menyebabkan kerusakan signifikan pada bagian depan mobil Ferrari.

Insiden itu mengakhiri perjuangannya lebih cepat dan membuat pembalap asal Monako tersebut harus puas start dari posisi ke-10.

Kecelakaan ini menjadi pukulan telak bagi Ferrari yang berharap dapat bersaing memperebutkan pole position di Barcelona.

Alonso Start dari Posisi Buncit

Di sisi lain, akhir pekan yang sulit juga dialami Fernando Alonso. Pembalap veteran asal Spanyol itu hanya mampu menempati posisi terakhir pada sesi kualifikasi.

Menariknya, untuk pertama kali dalam 42 balapan terakhir, Lance Stroll berhasil mengungguli Alonso di sesi kualifikasi.

Situasi ini semakin menarik mengingat Alonso sebelumnya mengisyaratkan bahwa GP Barcelona 2026 bisa menjadi penampilan terakhirnya di sirkuit kandang jika memutuskan pensiun pada akhir musim.

Balapan GP Barcelona 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung sepanjang 66 lap dan diprediksi menghadirkan pertarungan sengit, terutama antara Russell, Hamilton, dan Antonelli di barisan depan.

Penutup

Kualifikasi GP Barcelona 2026 menghadirkan cerita menarik, mulai dari kebangkitan George Russell, dominasi Mercedes, hingga kecelakaan Charles Leclerc yang mengubah peta persaingan. Pole position ini menjadi momentum penting bagi Russell untuk kembali bersaing dalam perebutan gelar dunia, sementara Mercedes menunjukkan bahwa mereka masih menjadi kekuatan utama di Formula 1 musim ini.

Dengan susunan grid yang kompetitif, balapan utama berpotensi menyajikan duel seru sejak lampu start dipadamkan.

Referensi:

  • Crash.net — “George Russell pips Lewis Hamilton to F1 Barcelona GP pole after Charles Leclerc crashes out” oleh Lewis Larkam.