Penutup
Penetapan Red Bull sebagai benchmark dalam sistem ADUO menjadi salah satu topik yang paling banyak dibahas menjelang era baru Formula 1 2026. Di satu sisi, hasil itu menunjukkan pengakuan terhadap kemajuan pesat proyek Red Bull Powertrains. Namun di sisi lain, keputusan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai metode evaluasi yang digunakan FIA.
Max Verstappen sendiri mengaku bangga dengan pencapaian timnya, tetapi tetap merasa heran mengapa Red Bull dianggap sebagai standar tertinggi dalam penilaian mesin saat ini. Dengan adanya permintaan peninjauan ulang, polemik mengenai ADUO kemungkinan masih akan terus berlanjut dalam beberapa pekan ke depan.
Referensi:
- “Max Verstappen ‘confused’ by FIA verdict that makes Red Bull engine F1’s benchmark” — Motorsport.com