Menurutnya, Mercedes mampu menunjukkan mobil yang lebih seimbang di berbagai jenis lintasan. Sementara McLaren masih terlihat sangat bergantung pada karakter trek tertentu untuk bisa tampil kompetitif.
Karena itu, ia meminta tim untuk mengembangkan mobil yang lebih lengkap dan mampu bekerja efektif dalam berbagai kondisi.
Norris menegaskan bahwa McLaren sebenarnya memiliki potensi besar. Bukti paling jelas terlihat saat tim hampir memenangkan balapan di Miami. Namun potensi tersebut harus bisa muncul secara konsisten, bukan hanya pada beberapa seri tertentu.
Barcelona Jadi Ujian Berikutnya
Setelah melewati rangkaian balapan di sirkuit jalan raya dan lintasan sementara, Norris berharap Grand Prix Spanyol di Barcelona dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai posisi sebenarnya McLaren.
Barcelona dikenal sebagai salah satu sirkuit yang paling lengkap untuk menguji kemampuan mobil Formula 1. Karena itu, hasil di sana akan menjadi tolok ukur penting untuk menilai apakah masalah yang terjadi di Monaco hanyalah kasus khusus atau memang ada kelemahan mendasar pada mobil McLaren.
Bagi Norris, jawaban atas pertanyaan tersebut sangat penting jika tim ingin kembali bersaing secara konsisten melawan Mercedes dan para rival utama lainnya sepanjang musim.
Penutup
Kegagalan finis di Monaco menjadi pukulan tambahan bagi Lando Norris dalam musim yang sudah dipenuhi berbagai kendala. Namun di balik hasil buruk tersebut, pembalap McLaren itu melihat adanya masalah yang lebih besar, yakni inkonsistensi performa mobil dari satu trek ke trek lainnya.
Karena itu, Norris meminta McLaren melakukan evaluasi total terhadap arah pengembangan mobil 2026 agar tim mampu menghadirkan paket yang lebih kompetitif dan konsisten di seluruh jenis sirkuit.
Referensi:
- Crash.net — “It’s crazy – Lando Norris urges McLaren to address 2026 F1 consistency”