Ducati Mulai Percaya

Kebangkitan Marquez juga meningkatkan optimisme di kubu Ducati. Bos tim Ducati, Davide Tardozzi, bahkan menyatakan keyakinannya bahwa Marquez masih memiliki peluang besar untuk kembali menjadi juara dunia.

Pernyataan tersebut bukan tanpa alasan. Meski belum sepenuhnya pulih, Marquez mampu tampil sebagai pembalap tercepat sepanjang akhir pekan Hungaria.

Yang lebih penting, performa tersebut menunjukkan bahwa Ducati mulai menemukan kembali paket motor yang sesuai dengan kebutuhan Marquez setelah periode sulit beberapa bulan terakhir.

Kemampuan Marquez mengatasi masalah grip belakang yang sempat mengganggu pada hari Jumat menjadi salah satu faktor yang membuat Ducati semakin percaya diri menghadapi seri-seri berikutnya.

Peluang Gelar Masih Terbuka

Marquez sendiri tetap berhati-hati dalam menilai peluangnya. Ia menegaskan bahwa dirinya belum merasa berada dalam kondisi ideal untuk langsung berbicara soal perebutan gelar.

Namun pembalap asal Spanyol itu juga tidak menutupi ambisinya. Baginya, setiap kali turun ke lintasan, target utama selalu sama yaitu bertarung untuk kemenangan.

Situasi klasemen saat ini juga memberikan harapan tambahan. Insiden besar yang melibatkan Jorge Martin dan Marco Bezzecchi pada tikungan pertama MotoGP Hungaria membuat beberapa rival kehilangan poin penting.

Kondisi tersebut membantu Marquez memangkas jarak dengan para pemimpin klasemen. Dengan masih banyak seri tersisa hingga akhir musim, peluang untuk terus mendekat masih terbuka lebar.

Tantangan Penting Menanti

Ujian berikutnya akan datang di Brno dan Assen. Dua sirkuit tersebut memiliki karakter berbeda dibanding Balaton Park dan akan menjadi ukuran yang lebih akurat mengenai perkembangan kondisi fisik Marquez.

Jika mampu mempertahankan performa kompetitif di sana, peluangnya untuk terus naik di klasemen akan semakin besar.

Setelah itu, MotoGP juga akan menuju Sachsenring, salah satu sirkuit favorit Marquez yang selama bertahun-tahun menjadi wilayah kekuasaannya.

Momentum yang sedang dibangun saat ini bisa menjadi titik balik penting dalam perjalanan musim 2026.