Langkah ini hadir di tengah meningkatnya kritik dari industri media terhadap fitur pencarian AI yang dinilai mengurangi kunjungan pengguna ke situs berita. Sejumlah penerbit menilai ringkasan yang dihasilkan AI membuat pengguna tidak lagi mengunjungi sumber asli untuk memperoleh informasi.
Kekhawatiran tersebut semakin menguat setelah Google memperluas kemampuan pencariannya melalui AI Overviews dan AI Mode yang dapat merangkum informasi dari berbagai sumber, serta memproses beragam jenis masukan seperti teks, gambar, video, dokumen, hingga tab peramban.
Sejumlah pelaku industri media menilai perubahan tersebut berpotensi mengurangi trafik pencarian yang selama ini menjadi salah satu sumber utama kunjungan dan pendapatan bagi penerbit digital.