Finnews.id – TEKNO Industri robot humanoid yang berkembang pesat di China tidak hanya menjadi salah satu hasil penting dari strategi pembangunan berbasis inovasi pemerintah negara itu, tetapi juga memicu tren baru di kalangan anak muda China, yakni wisata studi robot humanoid.
Bagi para pelajar muda di seluruh penjuru negara itu, program-program semacam itu dengan cepat menjadi pilihan baru yang menarik untuk pembelajaran di luar kelas, mengubah pola pendidikan dari ruang kelas yang pasif menjadi interaksi langsung dengan teknologi industri di dunia nyata.
Beijing berada di garis depan tren tersebut. Pada 16 Mei, Distrik Shijingshan meluncurkan program wisata studi teknologi di Pusat Pelatihan Data Robot Humanoid setempat, yang memadukan unsur budaya, pariwisata, teknologi, industri, dan kreativitas untuk menghadirkan pengalaman edukatif yang imersif.
Pusat pelatihan tersebut, yang merupakan fasilitas terbesar dari jenisnya di China dengan luas lebih dari 10.000 meter persegi dan menghasilkan lebih dari 6 juta sampel data setiap tahun, mengundang para pelajar untuk menjadi “pelatih magang” dengan terlibat dalam pengumpulan data serta pengendalian robot secara langsung.
Selain di ibu kota China, pusat-pusat teknologi lainnya juga menawarkan pengalaman yang khas. Di Hangzhou, ibu kota Provinsi Zhejiang di China timur sekaligus rumah bagi Unitree Robotics, perusahaan robotika terkemuka yang dikenal dengan robot humanoid dan robot berkaki empatnya, para pelajar menjelajahi teknologi dalam lingkungan yang kreatif.
Pusat pengalaman eksplorasi robot berwujud (embodied robot) di sebuah taman laut setempat di kota tersebut memadukan pameran bertema kelautan dengan lebih dari 300 robot canggih, yang memungkinkan para pelajar mengoperasikan robot anjing, berkompetisi dalam sepak bola robot, serta berinteraksi dengan pendamping berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Di Shenzhen, pusat inovasi nasional sekaligus basis EngineAI Robotics, perusahaan terdepan dalam pengembangan robot humanoid full-stack mulai dari desain sendi hingga algoritma inti, program wisata studi berkembang ke tingkat yang lebih mendalam.