Inisiatif bertajuk “Perhatian Anak-Anak Tertuju pada Manufaktur Pintar” (Children’s Eyes on Smart Manufacturing) di kota tersebut memilih 80 lokasi wisata industri mutakhir yang mencakup sektor AI, robotika, dan semikonduktor.
Kemitraan perintis antara STEMHUB, platform inovatif lokal yang berfokus pada penelitian dan praktik pendidikan STEM mutakhir, dan EngineAI Robotics telah memperkenalkan model robot humanoid SA01 milik EngineAI ke ruang-ruang kelas tingkat K-12, disertai pengembangan bersama kursus STEM yang memungkinkan para siswa memprogram serta berinteraksi langsung dengan robot humanoid.
Berbagai kegiatan edukatif yang dinamis tersebut tidak muncul begitu saja. Semua itu merupakan hasil langsung dari sektor robotika humanoid China yang berkembang semakin matang, sebuah industri yang kini tengah berkembang dengan laju yang sangat pesat.
Menurut Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (National Development and Reform Commission/NDRC) China, badan perencana ekonomi tertinggi negara tersebut, sektor kecerdasan berwujud (embodied intelligence) yang dicontohkan oleh robot humanoid tumbuh dengan laju tahunan lebih dari 50 persen dan diproyeksikan mencapai nilai pasar lebih dari 1 triliun yuan (1 yuan = Rp2.642) atau sekitar 146,66 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp17.883) pada 2035.
Data resmi menunjukkan bahwa hingga akhir 2025, China memiliki lebih dari 150 perusahaan robot humanoid. Pemerintah China telah mengangkat kecerdasan berwujud (embodied intelligence) sebagai prioritas strategis nasional, dengan kebijakan-kebijakan yang bertujuan untuk mempercepat terobosan dalam teknologi inti dan menetapkan standar industri.
Namun, industri yang didukung oleh inovasi mutakhir tidak dapat berkembang tanpa tenaga kerja yang terlatih untuk masa depan, yang telah mendorong pendidikan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) ke puncak agenda kebijakan nasional.
Pada November 2025, Kementerian Pendidikan China bersama enam departemen pemerintah lainnya mengeluarkan sebuah pemberitahuan tentang penguatan pendidikan iptek di sekolah dasar dan menengah, yang menjadi dokumen kebijakan pertama yang secara resmi memperkenalkan konsep pendidikan iptek dalam sistem pendidikan dasar China