DCS memberikan petunjuk kuat bahwa kapasitas daya baterai Xiaomi 18 Series akan diawali oleh angka “7”. Hal tersebut mengindikasikan bahwa baik Xiaomi 18 varian reguler maupun Xiaomi 18 Pro akan menggendong baterai berkapasitas sekitar 7.000 mAh. Kapasitas ini melompat jauh jika kita bandingkan dengan standar ponsel flagship kompetitor saat ini.
Monster Performa: Xiaomi 18 Pro Max
Bagi konsumen yang mendewakan spesifikasi tertinggi, Xiaomi menyiapkan varian pamungkas bernama Xiaomi 18 Pro Max. Varian ini akan menjadi model dengan dimensi paling bongsor dalam keluarga Xiaomi 18 Series.
Pihak perusahaan membekali Xiaomi 18 Pro Max dengan bentang layar OLED 2K berukuran lapang, yakni 6,9 inci (17,53 cm). Sektor dapur pacunya pun mendapatkan pasokan tenaga yang lebih agresif, yakni chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro.
Untuk mengimbangi performa buas dan layar raksasa tersebut, Xiaomi menyematkan baterai dengan kapasitas monster hingga 8.500 mAh. Kombinasi perangkat keras ini membuat varian Pro Max berpotensi menjadi gawai dengan daya tahan baterai paling tangguh di segmen premium.
Optimalisasi Layar Sekunder Berbasis Kecerdasan Buatan (AI)
Beberapa laporan terdahulu juga mengisyaratkan bahwa Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max tetap mempertahankan keunikan berupa layar sekunder (secondary display) di bagian punggung bodi ponsel. Namun, Xiaomi telah merombak fungsi layar tambahan tersebut agar menjadi jauh lebih fleksibel dan fungsional ketimbang generasi pendahulunya.
Pembocor teknologi lainnya, Smart Pikachu, mengklaim bahwa Xiaomi saat ini sedang giat menguji fitur desktop berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang khusus untuk layar sekunder tersebut. Menariknya, teknologi berbasis kecerdasan buatan ini tidak hanya eksklusif untuk model Pro Max.
Xiaomi berencana menerapkan sistem antar muka AI cerdas ini pada layar luar ponsel lipat generasi berikutnya, yang untuk sementara waktu menyandang nama komersial Xiaomi 18 Fold. Langkah agresif ini menunjukkan keseriusan Xiaomi dalam mengintegrasikan ekosistem AI ke seluruh lini produk premium mereka guna menghadapi persaingan ketat di sisa tahun ini.