finnews.id – Marc Marquez memang gagal finis di posisi lima besar pada MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello. Namun, bagi pembalap Ducati tersebut, akhir pekan di Italia justru menjadi salah satu momen paling penting dalam perjalanannya musim ini.
Juara dunia sembilan kali itu mengaku menemukan “perasaan baru” pada lengan dan bahu kanannya setelah menjalani operasi ganda. Hal tersebut menjadi kabar yang jauh lebih berharga dibanding hasil akhir balapan.
Bahu Tak Lagi Mati Rasa
Marquez kembali tampil kompetitif di Mugello setelah menjalani masa pemulihan panjang akibat cedera bahu. Ia sempat start dari posisi keempat dan terlibat pertarungan sengit dengan Pedro Acosta sepanjang balapan.
Meski akhirnya harus menyerah dari Acosta, serta disalip Ai Ogura dan Fabio Di Giannantonio pada fase akhir lomba, Marquez merasa target utamanya telah tercapai.
“Saya merasa yang paling penting adalah mati rasa itu sudah tidak ada lagi,” kata Marquez usai balapan.
“Saya merasakan sesuatu yang baru pada lengan saya. Itu adalah hal terpenting dan memang menjadi tujuan dari operasi yang saya jalani.”
Menurut Marquez, hilangnya rasa kebas pada bahu menjadi sinyal positif bahwa proses operasi dan rehabilitasi yang dijalaninya mulai menunjukkan hasil.
Mugello Jadi Awal Baru
Pembalap asal Spanyol itu mengakui belum mengetahui sejauh mana kemampuan fisiknya dapat kembali seperti sebelum cedera. Namun ia bertekad terus mendorong dirinya untuk mencapai performa terbaik.
“Mulai sekarang tidak masalah seperti apa 100 persen kemampuan saya. Saya akan mencoba mencapai versi terbaik saya setiap hari,” ujar Marquez.
“Tidak ada yang mengatakan saya akan kembali seperti dulu. Tetapi saya akan mencoba. Anda tahu bagaimana mentalitas saya.”
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa fokus utama Marquez saat ini bukan sekadar hasil balapan, melainkan proses pemulihan jangka panjang yang memungkinkan dirinya kembali bersaing di level tertinggi MotoGP.
Tetap Bertarung hingga Akhir
Marquez juga merasa puas karena mampu bertahan dan bertarung sepanjang balapan meskipun kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih.
Ia mengaku sempat mengalami kelelahan luar biasa saat balapan masih menyisakan sepuluh lap.
“Saya memberikan segalanya sampai tubuh dan lengan kanan saya mengatakan, ‘cukup, berhenti’,” kata Marquez.
“Saya merasa sangat lelah dan ketika melihat pit board ternyata masih ada sepuluh lap tersisa.”
Meski frustrasi, Marquez tetap berusaha mempertahankan posisinya dan memberikan perlawanan kepada para rival.
“Saya tahu mungkin akan kalah dalam pertarungan itu, tetapi saya ingin menjual diri saya dengan harga yang mahal.”
Baginya, mampu menyelesaikan seluruh rangkaian akhir pekan MotoGP Mugello tanpa masalah besar pada bahu merupakan pencapaian yang sangat penting.