finnews.id – Aprilia tampil luar biasa pada MotoGP Mugello 2026 setelah berhasil mengamankan posisi satu dan dua melalui Marco Bezzecchi dan Jorge Martin. Balapan yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Italia, menjadi panggung sempurna bagi pabrikan asal Noale tersebut untuk menunjukkan kekuatan mereka di hadapan publik tuan rumah.
Marco Bezzecchi tampil impresif sepanjang balapan. Pembalap Italia itu terus menempel Francesco Bagnaia sejak lap-lap awal sebelum akhirnya mengambil alih pimpinan lomba pada lap ke-14. Setelah berhasil melewati Bagnaia, Bezzecchi langsung menciptakan jarak yang sulit dikejar para rivalnya.
Kecepatan Bezzecchi menjadi pembeda pada paruh kedua balapan. Ia beberapa kali mencatatkan lap yang lebih cepat dibanding para pesaingnya dan secara perlahan memperlebar keunggulan. Memasuki lap terakhir, Bezzecchi sudah unggul sekitar tiga detik dari Jorge Martin yang berada di posisi kedua.
Di belakangnya, Jorge Martin juga menunjukkan performa yang sangat kompetitif. Sempat tertinggal dari rombongan terdepan akibat kesalahan kecil di awal lomba, pembalap Spanyol tersebut mampu bangkit dan kembali merapat ke barisan depan.
Usahanya membuahkan hasil ketika berhasil menyalip Francesco Bagnaia untuk merebut posisi kedua pada lap ke-16. Setelah itu Martin fokus menjaga ritme dan mengamankan hasil finis yang memastikan Aprilia meraih finis satu-dua yang sangat berharga.
Sementara itu, Francesco Bagnaia harus puas mengakhiri balapan di posisi ketiga. Pembalap Ducati tersebut sempat memimpin cukup lama, namun tidak mampu menandingi kecepatan Bezzecchi maupun Martin pada fase akhir lomba.
Bagnaia bahkan harus bekerja keras mempertahankan tempat terakhir di podium dari tekanan pembalap Trackhouse Racing, Ai Ogura. Pada lap terakhir, Ogura sempat mencoba melakukan serangan di tikungan terakhir. Namun Bagnaia berhasil memberikan respons tepat dan mempertahankan posisi ketiga hingga garis finis.
Ogura akhirnya finis di posisi keempat setelah penampilan yang mengesankan sepanjang balapan. Di belakangnya terdapat Fabio Di Giannantonio yang menempati posisi kelima.
Persaingan menarik juga terjadi dalam perebutan posisi keempat hingga keenam. Pedro Acosta dan Marc Marquez beberapa kali terlibat duel sengit dengan aksi saling salip yang menghibur penonton. Acosta bahkan menyebut MotoGP membutuhkan pertarungan seperti yang ia jalani bersama Marquez karena mampu menghadirkan tontonan menarik bagi para penggemar.
Meski sempat bertarung ketat selama sebagian besar balapan, Acosta dan Marquez kehilangan waktu akibat duel tersebut sehingga gagal mendekati kelompok podium. Acosta akhirnya finis di depan Marquez pada klasemen akhir balapan.
Kemenangan ini menjadi hasil yang sangat penting bagi Aprilia. Selain menunjukkan peningkatan performa motor mereka sepanjang musim 2026, finis satu-dua di Mugello juga menjadi pesan kuat bahwa Aprilia kini mampu bersaing secara konsisten melawan Ducati di lintasan-lintasan utama MotoGP.
Bagi Bezzecchi, kemenangan di depan publik Italia tentu memiliki makna khusus. Dukungan ribuan penggemar di Mugello menjadi saksi keberhasilannya mempersembahkan kemenangan prestisius sekaligus memimpin Aprilia meraih salah satu hasil terbaik dalam sejarah tim di MotoGP.