Keunggulan performa Luce terdapat pada mode peluncuran yang bisa diaktifkan menggunakan pegangan plug yang terpasang di atap, yang memicu pancaran cahaya oranye dari kabin dan instrumen bersama instruksi mengenai cara membuat Luce melaju dari 0 ke 100 km per jam dalam 2,5 detik.
Di bawah kap mesin mobil ini ada paket baterai 122 kWh (kapasitas bruto) yang memberi daya pada total 12 motor listrik, tiga per roda.
Empat dari motor listriknya – satu per roda – berfungsi untuk menyalurkan daya, sedangkan yang lainnya untuk peredaman suspensi (melalui inverter 48 volt) dan kontrol kemudi.
Baterainya terdiri atas 15 modul dengan kepadatan energi 305 watt-jam per kilogram dan arsitekturnya 800 volt.
Luce dapat menerima pengisian daya maksimum 350 kW, dan lengkapi dengan port pengisian daya di kedua sisi.
Pengaktifan kemudi dan suspensi terus disesuaikan saat mobil sedang bergerak, memungkinkan performa yang lebih lincah dan pengendaraan yang nyaman menurut Ferrari.
Daya dari keempat motor listrik Luce diklaim sampai 772 kW dalam mode launch control, dengan torsi 990 Nm pada motor – yang disebut Ferrari sebagai mesin – tetapi mencapai 11.500 Nm pada roda berkat rasio gigi step-down pada gearbox independen masing-masing roda.
Motor depan Luce menghasilkan 210kW/280Nm dan motor belakangnya menghasilkan 620kW/710Nm.
Mobil ini menggunakan sistem penggerak semua roda ( 4WD ), tetapi motor depannya dipisahkan untuk efisiensi tambahan dalam mode Range.
Jarak tempuh Ferrari Luce diklaim hingga 530km menurut standar pengujian Worldwide Harmonised Light Vehicle Test Procedure (WLTP).