Langkah-langkah penanganannya meliputi:
1. Cari Titik Kebocoran
Karena sistemnya tertutup, freon bisa merembes melalui celah kecil. Teknisi biasanya akan menggunakan dua metode ini untuk menemukannya:
– Metode Air Sabun: Oleskan air sabun pada selang dan sambungan pipa AC dalam keadaan mesin menyala dan AC menyala. Adanya gelembung udara menandakan titik kebocoran.
– Metode Pewarna (Leak Detector/UV): Memasukkan cairan pewarna khusus ke dalam sistem AC untuk melacak titik rembesan dengan senter khusus.
2. Perbaiki Kerusakan dan Ganti Sparepart
Setelah titik bocor diketahui (biasanya terjadi di selang, sambungan pipa, kondensor yang keropos, atau evaporator), langkah yang dilakukan adalah:
– Menambal atau mengganti selang/pipa yang bocor.
– Mengganti sparepart jika komponen utama seperti evaporator atau kondensor mengalami korosi atau pecah.
3. Lakukan Pemvakuman (Vacuuming)
Sebelum freon diisi ulang, teknisi AC wajib melakukan proses pemvakuman. Tujuannya adalah untuk mengosongkan dan membersihkan sirkulasi dari uap air serta udara kotor yang terjebak di dalam pipa AC.
4. Isi Ulang Freon
Setelah sistem dipastikan bersih dan vakum, barulah pengisian freon dilakukan. Pastikan jenis dan takaran freon yang diisi sesuai dengan spesifikasi mobil Anda.
Estimasi atau Perkiraan Biaya Penanggulangan
Biaya untuk menambah freon saja biasanya berkisar antara Rp 150.000 hingga Rp 400.000.
Namun, biaya akan bertambah apabila perlu dilakukan penambalan atau penggantian suku cadang.Untuk mendapatkan diagnosa pasti terkait masalah AC mobil Anda di area Jakarta Barat, sangat disarankan untuk membawa kendaraan ke bengkel spesialis AC terpercaya agar kerusakan tidak merembet ke komponen vital seperti kompresor.
Berdasarkan pengalaman kami, untuk pengecekan yang lebih mendalam, Anda dapat merujuk ke panduan komprehensif dari bengkel terpercaya seperti Auto2000 atau artikel dari Mitsubishi Motors mengenai kebiasaan yang merusak AC mobil. Segera bawa kendaraan Anda ke bengkel spesialis AC terdekat jika masalah berlanjut!