Tekanan muncul setelah beredar rumor potensi penurunan kategori beberapa saham dari indeks MSCI Standard Cap ke Small Cap.
Pasar juga menyoroti risiko keluarnya saham BREN dari indeks MSCI karena saat ini masuk dalam High Sustain Cap (HSC) List.
Sentimen tersebut memicu tekanan jual cukup besar di saham-saham Grup Barito.
Sektor Properti Masih Menantang
Dari sektor properti, laba bersih agregat kuartal I 2026 di luar BSDE tercatat sebesar Rp1,1 triliun atau turun 9% secara tahunan.
Pelemahan kinerja terutama dipicu penurunan performa PWON dan SMRA, meski capaian CTRA masih tergolong sesuai ekspektasi pasar.
Pra-penjualan atau presales sektor properti juga turun 4% secara tahunan menjadi Rp6,5 triliun.
Meski turun, capaian tersebut masih dianggap sejalan dengan target tahunan karena permintaan hunian premium tetap cukup kuat.
Tren itu mendorong pengembang lebih fokus meluncurkan produk kelas atas.
Saat ini valuasi saham properti dinilai sangat menarik dengan diskon mencapai 85% terhadap target RNAV. Namun prospek sektor ini masih menghadapi tantangan akibat ketidakpastian ekonomi makro dan kenaikan biaya material bangunan.
Pasar Tunggu Data Ekonomi Penting
Selain sentimen geopolitik, investor juga menanti sejumlah agenda ekonomi penting hari ini.
Dari dalam negeri, pasar menunggu data cadangan devisa Indonesia dan penjualan mobil nasional periode April.
Sementara dari Amerika Serikat, perhatian investor tertuju pada pidato anggota FOMC Bowman, data ketenagakerjaan non-pertanian atau nonfarm payrolls (NFP), rata-rata pendapatan per jam, serta tingkat pengangguran AS.
Data tersebut berpotensi memengaruhi arah kebijakan suku bunga The Fed sekaligus menentukan arah pergerakan pasar global dalam jangka pendek. (*)
- analisis pasar saham Asia terbaru
- AS - Iran
- BBNI
- bbri
- dampak konflik AS Iran terhadap IHSG
- Grup Barito
- Harga Emas
- harga minyak dunia
- harga minyak dunia tembus 102 dolar
- harga timah
- harga timah naik 2026
- Headline
- IHSG
- MSCI Review 2026
- MSCI review Mei 2026 Indonesia
- outlook saham perbankan Indonesia
- Pasar Saham Asia
- pengaruh perang Timur Tengah terhadap pasar global
- penyebab bursa Asia melemah hari ini
- Perang Timur Tengah
- saham bank
- saham bank penopang IHSG hari ini
- saham Grup Barito turun tajam
- saham properti
- Selat Hormuz
- TINS