Selama konflik di Timur Tengah belum mereda, volatilitas pasar diperkirakan akan tetap tinggi. Investor pun cenderung bersikap hati-hati dan selektif dalam menempatkan dana.

Kondisi ini membuat mata uang emerging market, termasuk rupiah, berpotensi terus berada di bawah tekanan dalam jangka pendek. (*)