Home Kurs Rincian Tabel Angsuran KUR BRI Mei 2026: Syarat, Jenis, dan Cara Mengajukan Pinjaman UMKM
Kurs

Rincian Tabel Angsuran KUR BRI Mei 2026: Syarat, Jenis, dan Cara Mengajukan Pinjaman UMKM

Bagikan
Tabel KUR BRI
Bagikan

Tenor 24 bulan: Rp 4.029.532 per bulan

Tenor 36 bulan: Rp 2.778.939 per bulan

Tenor 48 bulan: Rp 2.155.162 per bulan

Tenor 60 bulan: Rp 1.782.108 per bulan

Plafon Pinjaman Rp 100 Juta

Tenor 12 bulan: Rp 8.652.675 per bulan

Tenor 18 bulan: Rp 5.868.499 per bulan

Tenor 24 bulan: Rp 4.477.258 per bulan

Tenor 36 bulan: Rp 3.087.710 per bulan

Tenor 48 bulan: Rp 2.394.624 per bulan

Tenor 60 bulan: Rp 1.980.120 per bulan

Bank BRI menegaskan bahwa angka-angka ini hanya berupa estimasi. Pihak bank akan menetapkan nominal pasti berdasarkan hasil evaluasi dan analisis kredit yang mereka lakukan terhadap profil usaha Anda.

 

Kategori dan Jenis Program KUR BRI

 

 

Bank BRI merancang beberapa jenis kredit khusus agar selaras dengan tingkatan skala bisnis masyarakat. Anda dapat memilih salah satu dari tiga opsi berikut:

KUR Super Mikro: Bank menyediakan program ini khusus untuk pengusaha pemula dengan kebutuhan batas pinjaman yang masih berskala kecil.

KUR Mikro: Kategori ini memungkinkan calon debitur mencairkan pinjaman mulai dari skala kecil hingga batas maksimal Rp 100 juta.

KUR Kecil: Pihak bank menargetkan pelaku usaha menengah melalui program ini, yang menawarkan rentang pembiayaan mulai dari Rp 100 juta sampai Rp 500 juta.

 

Persyaratan Utama Pendaftaran KUR

 

Supaya proses pengajuan berjalan lancar dan cepat, calon nasabah wajib menyiapkan seluruh syarat administratif yang bank tetapkan. Berikut rincian persyaratannya:

Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) dan telah berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah.

Menjalankan usaha produktif yang telah beroperasi minimal selama 6 bulan berturut-turut.

Tidak sedang menanggung atau menerima fasilitas kredit produktif dari institusi perbankan lain.

Menyertakan dokumen identitas resmi meliputi e-KTP, Kartu Keluarga (KK), serta dokumen legalitas usaha seperti NIB, IUMK, atau Surat Keterangan Usaha (SKU).

Menyerahkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) khusus bagi nasabah yang mengajukan pinjaman di atas Rp 50 juta.

Pihak bank juga berhak meminta agunan atau jaminan tambahan apabila hasil analisis kredit mewajibkan hal tersebut.

Bagikan
Written by
Ari Nur Cahyo

Penulis di FIN Corp sejak Maret 2022 yang fokus mengeksplorasi dunia Teknologi, Sepak Bola, dan Anime. Memiliki ketertarikan kuat pada isu-isu viral, ia berkomitmen menghadirkan konten yang segar, informatif, dan relevan dengan tren masa kini.

Artikel Terkait
Bitcoin Menguat
Kurs

Harga Bitcoin di Level Kritis, Sentuh USD78 Ribu Didorong Investor Besar dan Regulasi Baru

finnews.id – Harga Bitcoin masih bertahan di level psikologis penting pada Minggu,...

Jepang intervensi yen, dolar AS langsung tertekan. Pasar global waspada potensi langkah lanjutan dan dampak suku bunga.
Kurs

Dolar AS Ambruk Lawan Yen, Jepang Turun Tangan! Pasar Global Langsung Bergetar

Pelaku pasar kini bersiap menghadapi kemungkinan intervensi lanjutan, terutama jika volatilitas kembali...

Kurs

Yen Jepang Melonjak Terhadap Dolar Pasca Intervensi, Pasar Global Waspada

“Likuiditas tipis dan orang-orang cemas setelah kemarin sehingga ada kerentanan terhadap volatilitas...

Kurs

Yen Jepang Melonjak Tajam 2%! Tokyo Beri Sinyal Keras Siap Intervensi Pasar

finnews.id — Mata uang Yen Jepang mencatatkan kenaikan drastis pada perdagangan Kamis,...