finnews.id – Raksasa teknologi asal China, Xiaomi, berencana menghidupkan kembali lini ponsel pintar eksperimental andalan mereka. Laporan terbaru mengungkap bahwa perusahaan tengah mengembangkan suksesor dari seri Mix, yakni Xiaomi Mix 5, yang siap meluncur ke pasar global pada tahun ini dengan membawa deretan fitur inovatif.
Mengutip laporan Gizmochina pada Minggu (3/5) waktu setempat, bocoran dari XiaomiTime membeberkan bahwa ponsel mutakhir tersebut sudah memasuki tahap pengembangan internal secara intensif. Data internal perusahaan mengindikasikan kehadiran sebuah perangkat rahasia yang mengusung nama sandi “hongkong” lengkap dengan nomor model Q5.
Sumber pembocor tersebut menjelaskan bahwa penggunaan awalan huruf “Q” pada nomor model kemungkinan besar merujuk pada jadwal rilis perangkat, yakni pada tahun 2026. Sementara itu, angka “5” berkaitan erat dengan penamaan penerus seri Mix. Xiaomi memang kerap menggunakan pola penamaan serupa pada generasi terdahulu. Sebagai contoh, perusahaan menyematkan kode E5 dan E5G untuk model Mix 3 dan Mix 3 5G, serta kode K8 untuk lini Mix 4.
Berbicara mengenai dapur pacu, Xiaomi Mix 5 bakal membawa lompatan performa yang sangat tangguh. Pabrikan berpotensi menanamkan chipset generasi paling baru, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro, untuk menopang seluruh aktivitas komputasi ponsel.
Dari sektor desain dan visual, Xiaomi merumorkan tetap mempertahankan identitas seri Mix dengan mengusung teknologi kamera di bawah layar (under-display camera). Langkah ini meneruskan dan menyempurnakan inovasi yang sebelumnya perusahaan terapkan pada Mix 4. Desain kamera tersembunyi ini memungkinkan pengguna menikmati tampilan layar penuh secara maksimal tanpa gangguan punch hole kamera depan. Namun, perusahaan masih harus menjawab tantangan teknis terkait kualitas gambar yang biasanya belum mampu menyamai ketajaman lensa konvensional di permukaan layar.
Gebrakan lain yang Xiaomi persiapkan terletak pada sistem fotografi utama. Perusahaan tengah mematangkan sistem kamera belakang yang mengadopsi teknologi lensa magnetik. Teknologi canggih ini sebelumnya hanya muncul sebagai produk konsep, namun kabar terbaru memastikan bahwa sistem tersebut sudah mulai memasuki fase produksi massal. Untuk menyempurnakan pengalaman pengguna secara menyeluruh, perangkat ini akan langsung menjalankan sistem operasi paling gres milik perusahaan, yakni HyperOS 4.