Di satu sisi, Amerika Serikat ingin mendorong kesepakatan nuklir sebagai prioritas utama. Namun di sisi lain, Iran mengusulkan agar pembahasan nuklir ditunda hingga konflik berakhir. Iran juga meminta agar blokade terhadap jalur pelayaran di Teluk dicabut.
Perbedaan kepentingan ini membuat situasi semakin kompleks dan memicu ketidakpastian di pasar energi global.
Selat Hormuz Tetap Jadi Titik Kunci
Selat Hormuz memegang peran vital dalam distribusi minyak dunia. Gangguan di jalur ini langsung berdampak pada pasokan global. Saat lalu lintas kapal terbatas, distribusi energi terganggu dan harga cenderung naik.
Meski ada rencana pembukaan akses, pasar masih menunggu implementasi nyata di lapangan. Selama jalur ini belum sepenuhnya normal, tekanan terhadap harga minyak akan tetap terasa.
OPEC+ Tambah Produksi, Tapi Belum Berdampak Nyata
Di tengah situasi tersebut, kelompok produsen minyak OPEC+ mengumumkan rencana peningkatan produksi sebesar 188.000 barel per hari untuk Juni. Kenaikan ini melibatkan tujuh negara anggota dan menjadi penambahan ketiga dalam beberapa bulan terakhir.
Jumlah tersebut sebenarnya sejalan dengan rencana peningkatan pada Mei, setelah penyesuaian akibat keluarnya Uni Emirat Arab dari OPEC pada 1 Mei.
Namun, tambahan pasokan ini dinilai belum memberikan dampak signifikan. Selama konflik Iran berlanjut dan distribusi melalui Selat Hormuz terganggu, peningkatan produksi hanya akan menjadi angka di atas kertas.
Pasar Minyak Diprediksi Masih Bergejolak
Kombinasi antara ketegangan geopolitik, negosiasi yang mandek, serta kebijakan produksi OPEC+ membuat pasar minyak global berada dalam kondisi tidak stabil. Harga berpotensi terus bergerak fluktuatif dalam jangka pendek.
Dengan kondisi saat ini, harga minyak diperkirakan sulit turun jauh dari level USD100 per barel. Pelaku pasar pun terus mencermati perkembangan konflik dan kebijakan energi global sebagai penentu arah berikutnya. (*)
- dampak konflik AS Iran terhadap harga minyak global
- Donald Trump minyak
- harga minyak dunia
- harga minyak dunia terbaru setelah pernyataan Trump
- Harga Minyak Global
- harga WTI terbaru
- Headline
- kebijakan OPEC plus terhadap produksi minyak Juni 2026
- kondisi Selat Hormuz dan pengaruhnya ke pasar energi
- Konflik AS Iran
- minyak Brent hari ini
- OPEC plus produksi minyak
- pasar energi dunia
- Selat Hormuz
- update harga minyak Brent dan WTI hari ini
- update minyak 2026