Home Nasional Purbaya Buka Peluang Insentif Pasar Modal, Capital Gain Bisa Bebas Pajak Jika Program PINTAR Moncer
Nasional

Purbaya Buka Peluang Insentif Pasar Modal, Capital Gain Bisa Bebas Pajak Jika Program PINTAR Moncer

Bagikan
Menteri keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Menteri keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Bagikan

finnews.id – Pemerintah memberi sinyal baru untuk pasar modal. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang pemberian insentif bagi industri pasar modal jika Program Investasi Terencana dan Berkala atau PINTAR Reksa Dana mampu menunjukkan hasil positif dalam enam bulan ke depan.

Sinyal ini langsung menarik perhatian pelaku industri. Pasalnya, bukan hanya bicara dorongan partisipasi investor domestik, tetapi juga membuka peluang insentif fiskal yang bisa mengubah daya tarik investasi di pasar modal Indonesia.

Purbaya menegaskan opsi insentif itu masih bersifat pertimbangan, namun pintu sudah dibuka. Jika implementasi program PINTAR berjalan efektif dan mampu memperdalam pasar, industri disebut bisa datang mengajukan insentif.

“Kalau nanti programnya berjalan bagus, misalnya enam bulan dari sekarang, bolehlah datang ke saya minta insentif. Saya pertimbangkan,” kata Purbaya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin.

Program PINTAR Reksa Dana Jadi Taruhan Pendalaman Pasar

Purbaya menilai inisiatif yang diluncurkan Otoritas Jasa Keuangan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat struktur pasar modal domestik. Program PINTAR Reksa Dana dirancang menghimpun dana masyarakat secara terencana dan berkala, lalu dikelola manajer investasi sebagai instrumen investasi yang dinilai lebih aman.

Skema itu diharapkan memperluas basis investor ritel domestik, sekaligus mendorong masyarakat masuk ke pasar modal secara bertahap.

Menurut Purbaya, semakin besar dana domestik masuk ke pasar modal, semakin besar pula efek bergandanya bagi perekonomian nasional. Dana itu tidak berhenti di pasar saham atau reksa dana, tetapi juga berpotensi mengalir ke instrumen pembiayaan lain, termasuk obligasi.

“Saya berkepentingan di sektor keuangan. Uang dari situ bisa dipakai untuk beli obligasi dan lain-lain. Itu akan menjalankan ekonomi juga pada akhirnya. Mungkin saya seperti kehilangan sedikit rupiah, tapi pada akhirnya ada uang tambahan yang bisa menggerakkan ekonomi,” ujar Purbaya.

Capital Gain Bebas Pajak Jadi Opsi Insentif

Yang paling mencuri perhatian tentu sinyal insentif pajak.

Bagikan
Artikel Terkait
Nasional

Pangkas MBG Hari Sabtu, Pemerintah Klaim Hemat Rp50 Triliun Setahun!

finnews.id – Pemerintah resmi memangkas penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada...

Nasional

Klarifikasi Wanita Pelaku Pendudukan Penyu di Pantai Biru: Saya Khilaf dan Tidak Tahu

IKNPOS.ID – Wanita yang mendadak viral lantaran tertangkap kamera sedang duduk di...

Nasional

Fakta Mengejutkan Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal, Minim SDM Tersertifikasi

finnews.id – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mengungkap data yang...

Nasional

Hari Bhakti Pemasyarakatan 2026: Transformasi Lapas Jadi Pusat Kemandirian

finnews.id – Indonesia kembali memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) pada hari ini,...