finnews.id – Kabar yang sudah masyarakat Kalimantan Selatan tunggu-tunggu selama bertahun-tahun akhirnya pecah juga! PT Waskita Karya (Persero) Tbk baru saja mendapat mandat besar untuk menggarap proyek raksasa Jembatan Pulau Laut di Kabupaten Tanah Bumbu. Tidak tanggung-tanggung, nilai kontrak proyek ini menembus angka fantastis Rp1,02 triliun. Kamu yang sering bepergian antara Kotabaru dan Tanah Bumbu, bersiaplah karena mobilitas kamu bakal berubah drastis!
Penandatanganan kontrak pembangunan infrastruktur strategis ini sudah berlangsung sejak akhir Maret lalu. Kepala Dinas PUPR Kalsel, M Yasin Toyib, meresmikan kerja sama ini di depan Gubernur Kalsel Muhidin dan Ketua DPRD Kalsel Supian HK. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah serius membedah aksesibilitas di wilayah Kalimantan Selatan demi kesejahteraan warga lokal.
Jembatan Sepanjang 1.047 Meter: Hubungkan Kotabaru ke Tanah Bumbu Tanpa Hambatan
Jembatan Pulau Laut ini rencananya akan membentang sepanjang 1.047 meter. Waskita Karya menargetkan proyek tahun jamak ini rampung dalam waktu kurang dari tiga tahun. Bayangkan, dalam waktu dekat, perjalanan jauh yang melelahkan akan tergantikan dengan sarana konektivitas yang lebih aman dan super cepat. Proyek ini bukan sekadar beton dan baja, melainkan urat nadi baru bagi mobilitas warga Kalsel.
Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen penuh mengerjakan proyek ini sesuai target. Fokus utama mereka adalah menjaga standar mutu dan aspek keselamatan kerja yang ketat. “Jembatan Pulau Laut ini telah ditunggu-tunggu masyarakat karena menghubungkan Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu,” ujar Ermy dalam keterangan resminya pada Rabu, 22 April 2026.
Ekonomi Kalsel Bakal Melejit: Distribusi Logistik Jadi Lebih Lancar
Kenapa proyek ini begitu penting buat kamu? Selain mempermudah perjalanan pribadi, keberadaan jembatan ini akan memperlancar distribusi logistik antara daratan utama Pulau Kalimantan dengan Pulau Laut. Jika arus barang lancar, harga-harga kebutuhan pokok berpotensi lebih stabil dan ekonomi kawasan di Tanah Bumbu serta Kotabaru bakal tumbuh pesat.