Sudaryono menceritakan bahwa pemerintah menggelar kunjungan ini secara mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya. Rombongan langsung mampir ke lokasi untuk menangkap fakta riil di lapangan.
“Jadi kunjungan ini bersifat mendadak, jadi tidak ada pemberitahuan, langsung mampir, sehingga ingin mengetahui sebetulnya atau catatan sebetulnya seperti apa,” tutur Sudaryono.
Ia juga membandingkan temuan di Magelang dengan hasil pengecekan di lokasi lain. Sebelumnya, Sudaryono telah menggelar sidak di berbagai gudang Bulog. Menteri Pertanian juga melakukan hal serupa saat mengunjungi fasilitas Bulog di Makassar, Bone, dan beberapa wilayah lain. Hasilnya sangat menggembirakan karena semua gudang menunjukkan kondisi penuh. Pemerintah menjadikan temuan-temuan positif ini sebagai landasan dalam merumuskan kebijakan lanjutan.
Lebih lanjut, Sudaryono memaparkan data kinerja sektor pertanian nasional yang menunjukkan tren sangat positif. Sektor produksi menorehkan angka gemilang. Produksi beras nasional pada tahun 2025 sukses mencatatkan lonjakan sebesar 4,07 juta ton, atau tumbuh sekitar 13,29 persen membandingkan periode sebelumnya. Peningkatan luas lahan panen serta eksekusi berbagai kebijakan penguatan sektor pertanian dari pemerintah menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ini.
Lonjakan produksi tersebut berdampak langsung pada kekuatan Cadangan Beras Pemerintah. Sudaryono mengungkapkan pencapaian bersejarah yang berhasil pemerintah raih pada kuartal ini.
“Cadangan Beras Pemerintah hingga bulan April 2026 telah menembus angka sekitar 4,8 juta ton. Angka ini mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah Indonesia, dan volumenya terus bergerak naik menuju target 5 juta ton. Capaian masif ini membangun fondasi utama dalam upaya kita menjaga stabilitas pasokan dan mengendalikan harga di dalam negeri,” jelas Sudaryono.
Ia merinci lebih jauh bahwa ketahanan pangan nasional tidak hanya bergantung pada stok yang pemerintah simpan di gudang. Ketersediaan beras yang berputar di tingkat masyarakat serta potensi panen raya yang terus bergulir hingga akhir tahun turut menjadi pilar penyangga utama.