Home Ekonomi Bursa Asia Pesta Pora Rekor Tertinggi! Rupiah Justru Terkapar di Level Terendah Sepanjang Sejarah
Ekonomi

Bursa Asia Pesta Pora Rekor Tertinggi! Rupiah Justru Terkapar di Level Terendah Sepanjang Sejarah

Bagikan
Indeks saham Asia EM reli rekor tertinggi! Rupiah justru anjlok ke Rp17.145 per Dolar AS
Indeks saham Asia EM reli rekor tertinggi! Rupiah justru anjlok ke Rp17.145 per Dolar AS
Bagikan

finnews.id – Pasar keuangan Asia sedang mengalami fenomena “dua dunia” yang sangat kontras hari ini. Di satu sisi, bursa saham negara berkembang (Emerging Market/EM) di kawasan Asia baru saja mencetak rekor reli tertinggi yang bikin iri investor global. Namun di sisi lain, kabar buruk datang dari dalam negeri. Mata uang Garuda, Rupiah, justru terjun bebas hingga menyentuh rekor terendah baru yang sangat mengkhawatirkan. Fenomena ini memicu kepanikan sekaligus peluang di pasar modal, terutama bagi Anda yang sedang memantau pergerakan aset berisiko di tengah tensi geopolitik dunia.

Harapan Damai AS-Iran Picu Pesta Saham Asia Hingga 2 Persen

Dunia sepertinya mulai melihat titik terang dalam konflik Amerika Serikat dan Iran. Harapan dimulainya kembali perundingan damai antara Washington dan Teheran menjadi bensin utama bagi indeks saham EM Asia untuk terbang tinggi. Presiden AS Donald Trump memberikan pernyataan mengejutkan bahwa pembicaraan diplomatik bisa berlanjut di Pakistan dalam dua hari ke depan. Kabar ini langsung menenangkan pasar yang sebelumnya tegang akibat kegagalan kesepakatan akhir pekan lalu.

Indeks MSCI EM Asia langsung melonjak lebih dari 2% pada Rabu sore (15/4). Efek dominonya pun luar biasa: minat investor terhadap aset berisiko meledak, sementara harga minyak mentah dunia terseret turun jauh di bawah level psikologis USD100 per barel. Tanda-tanda keterlibatan diplomatik ini sukses meredam kekhawatiran pelaku pasar akan krisis energi global di Selat Hormuz.

Kospi dan TAIEX Cetak Rekor Gila, Bursa Taiwan Pimpin Reli

Reli saham di kawasan Asia dipimpin oleh performa luar biasa dari Kospi Korea Selatan yang loncat hingga 3,6%, level tertinggi sejak Februari. Tak mau kalah, indeks TAIEX Taiwan juga mencatatkan sejarah baru dengan menyentuh rekor tertinggi di level 37.064,16 poin. Saham-saham sektor teknologi di Taiwan memang sedang berada di puncak performa dengan lonjakan lebih dari 10% hanya dalam tujuh sesi perdagangan terakhir.

Kondisi serupa terjadi di Singapura, di mana indeks STI naik 0,6% menyusul langkah tak terduga bank sentral setempat yang memperketat kebijakan moneter. Meskipun mayoritas bursa menghijau, indeks KLSE Malaysia justru tercatat turun tipis 0,3%. Glenn Yin, direktur riset di ACCM, menilai investor kini mulai mengevaluasi kembali premi risiko geopolitik seiring adanya potensi kesepakatan damai di Timur Tengah.

Tragis! Rupiah Tembus 17.145 per Dolar AS Akibat Tekanan Struktural

Sayangnya, euforia saham Asia tidak menular ke nilai tukar Rupiah. Mata uang kebanggaan kita ini justru terkapar tak berdaya di level Rp17.145 per dolar AS pada perdagangan sore ini. Ini merupakan rekor terendah sepanjang sejarah yang menunjukkan betapa rapuhnya fundamental mata uang kita saat ini. Rupiah menghadapi “badai sempurna” akibat kombinasi arus keluar modal (outflow) dari obligasi Indonesia yang terus berlanjut dan penguatan dolar AS yang perkasa.

Bagikan
Written by
Sigit Nugroho

Sigit Nugroho adalah Jurnalis ekonomi bisnis yang sudah malang melintang di berbagai platform media, mulai dari TV, koran, majalah hingga media siber. Saat ini merupakan pemimpin redaksi di jaringan FIN Media Group

Artikel Terkait
Rupiah menjadi mata uang paling lemah karena adanya tekanan ganda yang datang dari kenaikan harga minyak serta kondisi domestik
Ekonomi

Rupiah Lemas Hari ini, Obligasi Ikut Gerah

Finnews.id – EKONOMI  Rupiah kembali jatuh ke level terendah di sepanjang sejarah...

Menko Pangan jelaskan bahwa stabilitas harga pangan adalah prioritas utama. Dengan ini, pemerintah menyerap selisih harga pasar internasional
EkonomiNews

Kabar Gembira buat Emak-Emak! Pemerintah Pasang Badan Subsidi Harga Pangan Impor yang Kian Melejit!

Finnews.id – NEWS  Di tengah perekonomian global yang berdampak pada penurunan harga...

PMI-BI Triwulan I 2026 melesat ke 52,03%! Industri kertas, alas kaki, dan makanan jadi motor utama. Simak proyeksi ekonomi manufaktur RI selanjutnya.
Ekonomi

Lampu Hijau Ekonomi! Sektor Manufaktur RI Ngamuk di Awal 2026, Siap-Siap Kebanjiran Pesanan?

finnews.id – Kabar gembira buat kamu yang sedang memantau ekonomi nasional! Sektor...

Bank Indonesia catat kinerja dunia usaha Triwulan I 2026 tetap tangguh! SBT tembus 10,11%, sektor pertanian & tambang siap melesat di triwulan depan.
Ekonomi

Jangan Sampai Ketinggalan! Dunia Usaha RI 2026 Masih On Track, Sektor-Sektor Ini Bakal Cuan Gede?

finnews.id – Ekonomi Indonesia kembali menunjukkan tajinya di awal tahun ini! Bank...