finnews.id – Paris Saint-Germain (PSG) akan berhadapan dengan Arsenal dalam pertandingan final Liga Champions, pada Sabtu, 30 Mei 2026, pukul 23.00 WIB.
Pelatih PSG, Luis Enrique, mendapat angin segar menjelang laga puncak Liga Champions melawan Arsenal di Budapest nanti.
Dua pilar penting mereka, Achraf Hakimi dan Ousmane Dembele, dipastikan masuk dalam daftar skuad yang dibawa.
Sebelumnya, Hakimi sempat dibekap cedera otot paha belakang saat berhadapan dengan Bayern Munchen di babak semifinal.
Sementara itu, Dembele mengalami masalah pada betisnya ketika PSG menelan kekalahan 1-2 dari Paris FC di laga pamungkas Liga 1 Prancis.
Meski keduanya sudah kembali berlatih, tim medis masih memantau kondisi Hakimi untuk memastikan apakah ia siap turun sebagai starter sejak menit awal.
Siasat Darurat Lini Belakang Luis Enrique
Menyiasati kondisi Hakimi yang belum bugar seratus persen, Enrique kemungkinan besar akan menggeser Warren Zaire-Emery untuk mengisi posisi bek kanan dadakan.
Ia akan bahu-membahu bersama Marquinhos, Willian Pacho, dan Nuno Mendes di lini pertahanan.
Pacho dan Mendes sendiri dilaporkan sempat mengalami masalah paha ringan, namun keduanya diprediksi tetap mampu bermain sejak awal laga.
Sektor penjaga gawang akan dikawal oleh kiper asal Rusia, Matvey Safonov.
Posisi Safonov sebagai pilihan utama kian kokoh setelah pesaingnya, Lucas Chevalier, tidak hanya sedang bergelut dengan cedera paha tetapi juga mulai tergeser menjadi kiper pelapis kedua.
Reuni Gelandang dan Ambisi Pemecahan Rekor
Akibat ditariknya Zaire-Emery ke sektor belakang, lini tengah PSG akan mempercayakan kreativitasnya kepada Fabian Ruiz.
Gelandang yang sempat mencetak gol indah ke gawang Arsenal pada semifinal tahun lalu ini akan berkolaborasi dengan duo gelandang Portugal, Joao Neves dan Vitinha, untuk mengatur tempo permainan.
Di lini serang, nama-nama seperti Bradley Barcola dan Goncalo Ramos siap memberikan daya dobrak dari bangku cadangan jika dibutuhkan.
Namun, Enrique tampaknya tetap akan memasang Dembele sebagai ujung tombak utama, diapit oleh Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia.