finnews.id – Perusahaan pengelola kawasan wisata ternama, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA), resmi menetapkan pemimpin baru dalam jajaran direksi.
Keputusan penetapan Direktur Utama (Dirut) ini diambil melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang digelar pada 14 April 2026.
Dalam hasil rapat tersebut, posisi Direktur Utama kini dipegang oleh Syahmudrian Lubis. Ia menggantikan Winarto, yang sebelumnya mengundurkan diri dari jabatannya sehari sebelum RUPS.
Sebelum dipercaya memimpin perusahaan, Syahmudrian telah lebih dulu menjabat sebagai Direktur Komersial Ancol sejak September 2025.
“Kebetulan saya sebelum di-assign menjadi direktur utama pembangunan jaya Ancol ini saya juga sudah meng-handle direktur komersial,” ungkap Syahmudrian Lubis dalam konferensi persnya di Gedung Putri Duyung Ancol, Selasa 14 April 2026.
“Alhamdulillah dengan menerima amanat ini, sekaligus saya juga harus sadar, banyak PR-PR yang harus dilakukan, harapan-harapan oleh Pak Gubernur dan juga harapan-harapan yang diminta komisaris di sini untuk segera memberikan speed terhadap Ancol,” sambungnya.
Selain itu, ia juga memiliki pengalaman sebagai pimpinan di anak usaha PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, yaitu PT Aero Systems Indonesia.
Dalam pernyataannya, Syahmudrian mengungkapkan bahwa amanah baru ini membawa tanggung jawab besar.
Ia menyadari masih banyak pekerjaan rumah yang perlu segera diselesaikan, termasuk memenuhi harapan dari pemegang saham, komisaris, hingga pemerintah daerah.
Sementara itu, pihak manajemen memastikan bahwa pengunduran diri Winarto tidak berdampak pada operasional perusahaan.
Surat pengunduran diri Winarto telah diterima secara resmi, pada tanggal 13 April 2026. Sebagai informasi, Winarto telah menjabat sebagai Direktur Utama sejak Agustus 2022.
“Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Bapak Winarto selaku Direktur Utama Perseroan pada tanggal 13 April 2026,” tulis Manajemen Ancol dikutip dari Keterbukaan Informasi.
Dengan kepemimpinan baru ini, Ancol diharapkan mampu mempercepat inovasi dan meningkatkan daya saing sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia.