Home Ekonomi Gila! Harga Minyak Meroket 7% Tembus USD 100 Usai AS Umumkan Blokade Selat Hormuz, Siap-Siap BBM Makin Mahal!
Ekonomi

Gila! Harga Minyak Meroket 7% Tembus USD 100 Usai AS Umumkan Blokade Selat Hormuz, Siap-Siap BBM Makin Mahal!

Bagikan
Harga minyak mentah Brent dan WTI melesat 7% hingga tembus USD 100 usai AS umumkan blokade Selat Hormuz
Ilustrasi - Harga minyak mentah Brent dan WTI melesat 7% hingga tembus USD 100 usai AS umumkan blokade Selat Hormuz
Bagikan

finnews.id – Kabar mengejutkan kembali mengguncang pasar energi global! Kamu harus bersiap menghadapi gejolak ekonomi baru karena harga minyak dunia baru saja meledak di awal pekan ini. Tidak tanggung-tanggung, harga si “emas hitam” kembali menembus level psikologis USD 100 per barel. Pemicunya? Amerika Serikat secara resmi mengumumkan rencana blokade total terhadap jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz!

Isu mengenai blokade ini menjadi “bom waktu” bagi stabilitas ekonomi dunia. Langkah ekstrem Washington ini muncul setelah negosiasi maraton antara Amerika Serikat dan Iran berakhir gagal total tanpa kesepakatan damai. Jika kamu merasa harga bensin sudah cukup mencekik, informasi ini adalah alarm keras karena pasokan energi dunia kini berada dalam ancaman serius yang bisa membuat harga bensin melambung tinggi dalam waktu dekat.

Brent dan WTI Kompak Melejit: Pasar Merespons Aksi Blokade

Pasar minyak bereaksi sangat agresif terhadap pengumuman mendadak dari Gedung Putih. Berdasarkan data perdagangan Senin pagi (13/4/2026), harga minyak mentah berjangka Brent, yang menjadi patokan internasional, langsung melesat USD 6,71 atau sekitar 7,05% menuju angka USD 101,91 per barel. Padahal, pada perdagangan Jumat sebelumnya, harga Brent sempat melandai tipis.

Nasib serupa menimpa patokan Amerika Serikat, West Texas Intermediate (WTI). Harga WTI bahkan melonjak lebih tajam, yakni naik USD 7,59 atau setara 7,86% ke posisi USD 104,16 per barel. Lonjakan ini membuktikan betapa paniknya investor terhadap potensi hilangnya aliran minyak mentah secara masif dari pasar global. Dunia kini sedang menahan napas melihat ketegangan geopolitik yang semakin tidak terkendali.

Trump Perintahkan Angkatan Laut AS “Cekik” Ekspor Minyak Iran

Presiden Donald Trump pada hari Minggu secara terbuka menyatakan bahwa Angkatan Laut AS akan memulai operasi blokade di Selat Hormuz. Langkah berani ini bertujuan untuk menutup aliran sekitar 2 juta barel minyak per hari yang terkait dengan Iran. Trump bahkan sudah mengakui risiko politik dari kebijakannya ini, terutama mengenai harga bensin yang kemungkinan akan tetap membumbung tinggi hingga pemilu sela November mendatang.

Bagikan
Written by
Sigit Nugroho

Sigit Nugroho adalah Jurnalis ekonomi bisnis yang sudah malang melintang di berbagai platform media, mulai dari TV, koran, majalah hingga media siber. Saat ini merupakan pemimpin redaksi di jaringan FIN Media Group

Artikel Terkait
Rupiah menjadi mata uang paling lemah karena adanya tekanan ganda yang datang dari kenaikan harga minyak serta kondisi domestik
Ekonomi

Rupiah Lemas Hari ini, Obligasi Ikut Gerah

Finnews.id – EKONOMI  Rupiah kembali jatuh ke level terendah di sepanjang sejarah...

Menko Pangan jelaskan bahwa stabilitas harga pangan adalah prioritas utama. Dengan ini, pemerintah menyerap selisih harga pasar internasional
EkonomiNews

Kabar Gembira buat Emak-Emak! Pemerintah Pasang Badan Subsidi Harga Pangan Impor yang Kian Melejit!

Finnews.id – NEWS  Di tengah perekonomian global yang berdampak pada penurunan harga...

PMI-BI Triwulan I 2026 melesat ke 52,03%! Industri kertas, alas kaki, dan makanan jadi motor utama. Simak proyeksi ekonomi manufaktur RI selanjutnya.
Ekonomi

Lampu Hijau Ekonomi! Sektor Manufaktur RI Ngamuk di Awal 2026, Siap-Siap Kebanjiran Pesanan?

finnews.id – Kabar gembira buat kamu yang sedang memantau ekonomi nasional! Sektor...

Bank Indonesia catat kinerja dunia usaha Triwulan I 2026 tetap tangguh! SBT tembus 10,11%, sektor pertanian & tambang siap melesat di triwulan depan.
Ekonomi

Jangan Sampai Ketinggalan! Dunia Usaha RI 2026 Masih On Track, Sektor-Sektor Ini Bakal Cuan Gede?

finnews.id – Ekonomi Indonesia kembali menunjukkan tajinya di awal tahun ini! Bank...