Home Nasional Menhaj Tekankan Kuota Haji 2026 Harus Terserap Maksimal
Nasional

Menhaj Tekankan Kuota Haji 2026 Harus Terserap Maksimal

Bagikan
Menhaj dorong kuota haji 2026 digunakan maksimal.
Bagikan

finnews.id – Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa negara harus hadir dalam memastikan pelayanan jemaah berjalan optimal. Hal ini ia sampaikan saat melakukan kunjungan kerja dan rapat koordinasi bersama jajaran Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jawa Tengah di Asrama Haji Semarang.

Pertemuan tersebut bertujuan untuk memitigasi kendala teknis sekaligus memastikan kesiapan layanan menjelang keberangkatan haji tahun 1447 H/2026 M.

Tiga Fokus Utama: Kuota, Fasilitas, dan Penertiban KBIHU

Dalam diskusi yang berlangsung intens, Menteri menyoroti tiga aspek penting yang harus segera dibenahi. Ia menekankan optimalisasi penyerapan kuota, peningkatan standar fasilitas asrama, serta penegakan aturan bagi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

Ia meminta seluruh jajaran bergerak cepat, terutama dalam mengisi sisa kuota akibat jemaah wafat, sakit, atau mengundurkan diri. Sistem Siskohat di daerah diminta aktif agar kursi kosong langsung diisi oleh jemaah cadangan yang sudah melunasi biaya.

“Isu kuota ini sangat krusial di tingkat nasional. Saya tidak ingin melihat ada satu kursi pun yang kosong atau mubazir hanya karena lambatnya administrasi mitigasi. Setiap kursi adalah harapan jemaah yang sudah mengantre belasan tahun,” tegas Menhaj di Semarang, Jum’at, 3 April 2026.

Distribusi Perlengkapan dan Fasilitas Jadi Sorotan

Selain fokus pada kuota, Menteri juga mengecek langsung kondisi fasilitas di Asrama Haji Semarang. Ia menetapkan tenggat waktu ketat untuk distribusi perlengkapan jemaah.

Menurutnya, seluruh koper dan atribut haji harus sudah diterima 100 persen oleh jemaah sebelum mereka memasuki asrama.

Ia juga menyoroti kelayakan fasilitas seperti kasur, pendingin ruangan (AC), serta kualitas katering, terutama untuk jemaah lanjut usia.

“Wajah pelayanan kementerian kita tercermin dari bagaimana kita menjamu tamu Allah di asrama. Jika ada vendor yang lamban atau fasilitas asrama yang tidak layak, saya instruksikan untuk segera diganti dalam hitungan hari. Tidak ada kompromi untuk kenyamanan jemaah, terutama bagi para lansia kita,” tambah Menhaj.

Bagikan
Artikel Terkait
Larangan mengajar 2027 ditakutkan memicu krisis guru besar-besaran. Kebijakan ini terasa seperti "vonis mati" bagi karier guru honorer.
NasionalNews

Peringatan Keras! Larangan Mengajar Guru Honorer Berlaku 2027, DPRD Jatim Teriak

Finnews.id – Jakarta – Kabut tebal mulai membuat masa depan jutaan tenaga...

BareskrimPolri berhasil menahan sebanyak 321 pelaku sindikat Judi Online (Judol) di Gedung Perkantoran di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat (Jakbar).
NasionalNews

321 Pelaku Sindikat Judol Hayam Wuruk Tertangkap, Markas Bergeser

Finnews.id – Jakarta – BareskrimPolri berhasil menahan sebanyak 321 pelaku sindikat Judi...

Libur Kenaikan Yesus Kristus 2026 hanya dua hari, yakni libur nasional pada tanggal 14 Mei dan cuti bersama pada 15 Mei.
Nasional

Libur Kenaikan Yesus Kristus dan Cuti Bersama, Gaji Dipotong atau Tidak?

Finnews.id – Jakarta – Pada Tahun 2026 ini, umat Kristiani akan memperingati...

Nasional

Viral Kiai Usman Ridho Tegur Pemain Keyboard saat Ceramah: Ini Kiai, Bukan Pelawak!

finnews.id – Jagat maya kembali heboh dengan unggahan video yang memperlihatkan sosok...