Ejekan Jenderal IRGC Terhadap Benjamin Netanyahu
Di sisi lain, pihak Iran justru menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi. Komandan Angkatan Udara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Brigadir Jenderal Majid Mousavi, melontarkan ejekan tajam kepada Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Melalui unggahan di media sosial X dalam bahasa Ibrani, Mousavi menyebut ketakutan warga Israel di bunker bawah tanah sebagai “hadiah” atas kebijakan pemimpin mereka. Ia menggambarkan bagaimana warga Zionis harus gemetar di tempat perlindungan yang sempit dan gelap setiap kali sirene berbunyi.
Mousavi menuliskan pesan pedas yang menyinggung kondisi psikologis warga di wilayah pendudukan:
“Sirene rudal yang berulang dan ketakutan di tempat perlindungan adalah ‘hadiah liburan’ yang telah diberikan kepada warga Israel.”
Situasi di lapangan masih sangat dinamis. Eskalasi serangan ini membuktikan bahwa meskipun mendapat tekanan berat dari kekuatan Barat, Iran tetap mampu meluncurkan operasi militer yang berdampak langsung ke jantung pertahanan Israel.