Home Megapolitan Tumpukan Sampah Menggila di Kramat Jati, 33 Truk Diterjunkan Sekaligus
Megapolitan

Tumpukan Sampah Menggila di Kramat Jati, 33 Truk Diterjunkan Sekaligus

Bagikan
Persoalan tumpukan sampah yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial di kawasan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, kini mulai ditangani secara bertahap.
Bagikan

finnews.id – Persoalan tumpukan sampah yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial di kawasan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, kini mulai ditangani secara bertahap.

Manager Humas Perumda Pasar Jaya, Topik Hidayatulloh, mengungkapkan bahwa penumpukan tersebut terjadi akibat kendala teknis pada armada pengangkut sampah sejak 9 Maret 2026. Kondisi ini membuat volume sampah meningkat tajam hingga diperkirakan mencapai sekitar 6.970 ton atau setara dengan 410 truk tronton.

Menurut Topik, saat ini pihaknya tengah menggenjot proses pengangkutan dengan melibatkan berbagai pihak serta memperkuat koordinasi dengan instansi terkait.

“Kami terus berkoordinasi intensif dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh tumpukan sampah dapat segera terangkut sepenuhnya,” ujarnya dalam keterangan, Minggu, 29 Maret 2026.

Dalam dua hari terakhir, upaya penanganan disebut menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan. Sebanyak 33 truk tronton telah diterjunkan, terdiri dari 20 unit pada hari sebelumnya dan 13 unit tambahan pada hari ini.

“Pembersihan intensif akan terus dilakukan hingga kondisi pasar kembali normal,” tambahnya.

Tak hanya fokus pada pengangkutan, pengelola juga melakukan penataan di lapangan. Sistem penertiban dan penyaringan (screening) diterapkan untuk memastikan alur pembuangan sampah tetap terkendali. Langkah ini diharapkan mampu mencegah terjadinya penumpukan kembali.

Sebagai langkah penguatan, Perumda Pasar Jaya juga menyiapkan strategi lanjutan. Dalam waktu dekat, akan dilakukan pengadaan lima unit truk sampah mandiri dengan kapasitas 16 meter kubik per unit yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir April 2026.

Selain itu, kerja sama dengan pihak ketiga terus ditingkatkan guna mempercepat distribusi dan proses pengangkutan sampah.

Untuk jangka panjang, Pasar Jaya mulai mengarah pada penerapan teknologi pengolahan sampah yang lebih berkelanjutan. Beberapa inovasi yang tengah disiapkan antara lain uji coba teknologi thermal hydrolysis serta sistem MASARO (Manajemen Sampah Zero) yang memungkinkan pengolahan sampah langsung dari sumbernya.

Bagikan
Artikel Terkait
Megapolitan

Upaya Kurangi Risiko Kecelakaan di Perlintasan Kereta, DKI Akan Bangun 2 Flyover Baru 

finnews.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan pembangunan dua jalan layang baru...

Megapolitan

Pramono Gelar Town Hall PPSU, Dorong Kinerja Lebih Profesional dan Transparan

finnews.id – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menggelar forum town hall meeting...

Megapolitan

Pemprov DKI Jakarta Siapkan Rapat Khusus Atasi Ledakan Ikan Sapu-Sapu

finnews.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menggelar rapat khusus dalam waktu...

Megapolitan

Warga Diminta Setop Kasih Uang ke Jukir Liar di Blok M!

finnews.id – Pemerintah Kota Jakarta Selatan melalui Unit Pengelola (UP) Perparkiran mengimbau...