Catatan Dahlan Iskan

Belah Tiga

Catatan Dahlan Iskan

Bagikan
Bagikan

Kanada memang negara pertama yang memproduksi canola. Bahkan canola sendiri singkatan dari Canada oil low acit.

Awalnya canola tanaman kuno: bernama rapeseed. Memang, sejak zaman dulu, bijinya yang sekecil kacang hijau itu bisa dibuat minyak goreng. Tapi berbahaya: acit-nya tinggi.

Seorang ahli di Kanada, Baldur R. Stefansson, lantas berhasil merekayasanya: kadar acit-nya dibuang. Rapeseed pun jadi canola.

Minyak goreng canola pun laris. Sangat bagus untuk kesehatan. Omega3-nya tinggi. Susunan kimiawinya tidak rusak biar pun dipanaskan.

Ini berbeda dengan olive oil (minyak zaitun). Harganya mahal. Kalau dipakai menggoreng, khasiat zaitunnya rusak. Apalagi kalau sampai suhu tinggi. Minyaknya sampai mendidih. Khasiatnya merosot.

Maka di Amerika canola mendapat gelar sebagai “pembunuh” zaitun. Terutama di saat harga-harga kebutuhan pokok naik seperti sekarang ini. Zaitun dianggap sudah terlalu mahal. Harus hanya dipakai untuk dijadikan olesan segar: terutama untuk salad.

Kanada tidak lagi bisa jualan canola ke Amerika. Bisa. Tapi dengan tarif Trump jatuhnya menjadi mahal.

Carney jadi bintang paling cemerlang di Forum Davos. Ups…ada bintang lainnya: Ursula von der Leyen. Dia Presiden Uni Eropa. Pidatonya juga sangat tegas: Eropa harus independen dari Amerika. Termasuk di bidang pertahanan. Mendengarkan pidato von der Leyen hati saya tergetar: tatanan lama dunia sudah bubar. Padahal tatanan baru belum mewujud.

Presiden Donald Trump kehilangan pamor di Forum Davos kali ini. Para pemimpin bisnis dunia antre ingin bertemu Carney. Trump diabaikan.

Memang akhirnya terbukti: Amerika kalah dalam globalisasi. Tapi tanpa globalisasi belum tentu juga Amerika lebih baik dari sekarang.

Kejayaan itu bertahan sejak Amerika meninggalkan emas. Amerika menggantikan emas dengan dolarnya. Dunia pun terjebak ke dalam dolar Amerika.

Dari Forum Davos Anda bisa ambil kesimpulan: kini dunia terbelah menjadi tiga blok –Amerika, Tiongkok-Rusia, dan Uni Eropa.

Amerika Latin jadi rebutan tiga-tiganya. Venezuela dan Argentina kelihatannya ikut Amerika. Brasil, Peru, ikut Tiongkok. Kanada ikut Eropa.

Bagikan
Artikel Terkait
Catatan Dahlan Iskan

Transformasi Ngambek

Dokter Supriyanto seperti frustrasi. Sudah kerja keras. Sudah menciptakan sistem agar tidak...

Catatan Dahlan Iskan

HWW

“Saya dulu mengirim banyak perawat Tulungagung untuk belajar kedaruratan di Malaysia,” ujar...

Catatan Dahlan Iskan

Pati Madiun

Dari empat kasus itu, hanya perkara wali kota Madiun yang akan menarik...

Catatan Dahlan Iskan

Point 100

Akhirnya toko Yusuf ditutup. Ia sendiri sudah agak lama ingin menutup tokonya....