Catatan Dahlan Iskan

Krisis Bahlil

catatan dahlan iskan

Bagikan
Bahlil Krisis Energi
Bagikan

Oleh: Dahlan Iskan

Perangnya di Iran krisisnya bisa di Indonesia: krisis batu bara –berakibat krisis listrik.

Penyebabnya dua: produksi batu bara berkurang dan harga ekspor naik.

Produksi berkurang bisa dilihat dari dua sudut: yang menyenangkan dan tidak menyenangkan.

 

Yang menyenangkan: pemerintah kelihatannya sengaja membatasi produksi batu bara. Agar tidak dikuras seperti delapan tahun terakhir. Alam hancur. Cadangan menipis.

Yang kurang menyenangkan: itu akibat persetujuan pemerintah yang lambat atas rencana kerja tahunan perusahaan-perusahaan tambang.

Banyak perusahaan tambang yang empot-empotan akhir tahun 2025: sampai Desember tahun itu rencana kerja mereka untuk tahun 2026 belum disetujui. Padahal biasanya sebulan sebelumnya persetujuan sudah di tangan.

 

Perang Iran kelihatannya akan lebih panjang dari mimpi bersama Presiden Donald Trump dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Krisis batu bara juga bisa berakibat panjang –sampai seperti listrik di Indonesia ikut kena rudal.

Ada yang sampai minggu keempat Desember lalu rencana kerja itu belum disetujui. Padahal seharusnya seminggu kemudian mulai menambang. Yang harus menyetujui: menteri ESDM.

Mungkin Bahlil Lahadalia masih merenung. Atau cari petunjuk: apakah ada perusahaan yang rencana tahunannya perlu ditolak. Atau jumlah produksinya tidak boleh lagi gila-gilaan seperti selama ini –sampai ada satu perusahaan yang labanya Rp 2 triliun sebulan.

Anda sudah tahu: biar pun Anda punya tambang tidak begitu saja langsung bisa mengeduk batu baranya. Tiap menjelang akhir tahun Anda harus mengajukan rencana kerja untuk tahun berikutnya: Anda ingin berproduksi berapa puluh ribu ton.

 

Rencana Anda itu akan dievaluasi: apakah Anda benar-benar mampu berproduksi sebanyak yang Anda usulkan. Akan dilihat dulu berapa produksi Anda di tahun sebelumnya. Dilihat juga kinerja Anda. Termasuk ketaatan Anda pada aturan pemerintah. Termasuk di soal lingkungan hidup.

Tanpa persetujuan itu tidak boleh ada penambangan. Maka ada perusahaan yang begitu selesai merayakan malam tahun baru 2026 tambangnya berhenti. Tanpa tahu sampai kapan. Alat-alat berat nganggur –sewanya harus terus dibayar. Orang-orangnya nganggur –harus tetap sarapan dan minum kopi.

Bagikan
Artikel Terkait
Catatan Dahlan Iskan

XCMG Mlilir

Oleh: Dahlan Iskan Pabrik hebat yang saya kunjungi ini dulunya hanya pembuat...

Catatan Dahlan Iskan

Sang Maextro

Oleh: Dahlan Iskan Saya naik iPhone di Xuzhou, Tiongkok. Kali pertama dalam...

Catatan Dahlan Iskan

Zhou BK

Oleh: Dahlan Iskan “Hampir semua orang Indonesia tahu nama Zhou En Lai,”...

Catatan Dahlan Iskan

Singapura Gagal

Oleh: Dahlan Iskan Setiap kali ke Suzhou tidak pernah lagi bermalam di...