Home Internasional NATO Perkuat Kehadiran di Greenland di Tengah Klaim AS
Internasional

NATO Perkuat Kehadiran di Greenland di Tengah Klaim AS

Bagikan
Greenland, Image: Barni1 / Pixabay
Bagikan

Perspektif Internasional dan Reaksi Rusia

Polandia menolak ikut serta dalam pengiriman pasukan, namun mengingatkan bahwa intervensi militer AS bisa memicu krisis politik. Rusia menyatakan kekhawatiran atas eskalasi militer NATO di Arktik, menuduh aliansi membangun kehadiran militer dengan dalih ancaman dari Moskow dan Beijing.

Denmark menekankan bahwa tujuan utama adalah memperkuat keamanan kawasan Arktik demi kepentingan Eropa dan transatlantik. Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen menyatakan bahwa pertahanan Greenland merupakan kepentingan seluruh NATO, sementara Menteri Pertahanan Troels Lund Poulsen menambahkan bahwa kehadiran militer akan dilakukan secara bergilir untuk keberlanjutan latihan dan penguatan aliansi.

Greenland dan Strategi Masa Depan

Pangkalan militer AS di Greenland sudah ada, dengan kapasitas menambah personel bila diperlukan. Namun pejabat Greenland menegaskan bahwa rakyat mereka tetap memilih Denmark sebagai negara induk. Ketegangan ini menyoroti kompleksitas geopolitik Arktik, di mana kepentingan AS, NATO, dan kedaulatan Denmark dan Greenland saling berinteraksi. Kehadiran NATO menjadi simbol komitmen kolektif untuk menjaga stabilitas kawasan strategis ini.

Referensi

  1. European military personnel arrive in Greenland as Trump says US needs island – BBC

Bagikan
Artikel Terkait
Internasional

Setelah Sempat Ditutup 5 Jam, Wilayah Udara Iran Kembali Dibuka

IKNPOS.ID – Iran sempat menutup wilayah udara mereka di tengah kekhawatiran tentang...

Internasional

Rusia Tunggu Tanggapan AS Soal Berakhirnya Perjanjian Nuklir

“Mengenai teman-teman Tiongkok kami, posisi mereka sudah diketahui dengan baik, dan kami...

Internasional

Denmark Mulai Tingkatkan Kehadiran Militer di Greenland

Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen dan mitranya dari Greenland dijadwalkan...

Internasional

PBB merasa Prihatin atas Retorika Militeristik di Iran

Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi dalam sebuah wawancara dengan Al...