Home Internasional Iran Kobarkan Perlawanan Total Lewat Operasi True Promise 4 Usai Pemimpin Tertinggi Syahid
Internasional

Iran Kobarkan Perlawanan Total Lewat Operasi True Promise 4 Usai Pemimpin Tertinggi Syahid

Bagikan
Iran Luncurkan Operasi True Promise 4
Ali Larijani tegas tutup pintu dialog dengan Amerika Serikat. Iran luncurkan serangan balasan Operasi True Promise 4 usai Ayatollah Ali Khamenei syahid.Foto:britanica
Bagikan

Finnew.id – Gejolak di Timur Tengah kini memasuki babak paling krusial sekaligus berbahaya. Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, menegaskan bahwa Teheran secara resmi menutup seluruh pintu negosiasi dengan Amerika Serikat (AS). Pernyataan keras ini mematahkan spekulasi media Barat yang menyebut adanya upaya dialog rahasia antara kedua negara.

Larijani menepis laporan Wall Street Journal terkait rencana pembicaraan melalui mediasi Oman. Baginya, realita di lapangan justru menunjukkan pengkhianatan diplomasi. Saat perundingan nuklir tidak langsung sedang berlangsung di Jenewa, militer AS dan rezim Israel justru meluncurkan agresi udara besar-besaran ke wilayah kedaulatan Iran sejak Sabtu pagi, 28 Februari 2026.

Duka Dunia Islam dan Balasan Setimpal

Agresi brutal tersebut menorehkan luka mendalam bagi umat Muslim di seluruh dunia. Laporan resmi menyebutkan bahwa serangan pengecut tersebut menyebabkan syahidnya Pemimpin Besar Revolusi Islam, Ayatollah Seyed Ali Khamenei. Selain sang pemimpin tertinggi, sejumlah komandan senior militer serta ratusan warga sipil turut menjadi korban dalam tragedi ini.

Merespons serangan tersebut, angkatan bersenjata Iran langsung meluncurkan Operasi True Promise 4. Ratusan rudal balistik dan drone canggih milik Teheran menghujani target-target strategis di wilayah Israel serta berbagai pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah sebagai bentuk pembalasan instan.

Diplomasi yang Terkubur Pengkhianatan

Sejatinya, putaran pembicaraan di Jenewa pada Kamis pekan lalu sempat membuahkan harapan dengan “kemajuan signifikan”. Namun, semua upaya damai itu kini terkubur oleh aksi militer agresif pihak Barat dan sekutunya. Iran menilai duduk di meja perundingan dengan pihak yang menggunakan narasi damai sebagai kedok serangan mematikan adalah tindakan sia-sia.

Kini, Iran memilih jalur perlawanan total demi menjaga kehormatan dan kedaulatan bangsa. Seluruh kekuatan militer Teheran berada dalam posisi siaga penuh untuk memastikan bahwa setiap tetes darah para syuhada dibayar dengan kehancuran pangkalan lawan yang setimpal.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
Internasional

Yen Jepang Menguat Tajam, Menkeu Satsuki Katayama Soroti Aksi Spekulan Pasar

finnews.id – Menteri Keuangan Jepang, Satsuki Katayama, memberikan pernyataan tegas mengenai penguatan...

Internasional

Pilot Lufthansa Mogok Kerja, Seribu Lebih Penerbangan di Jerman Batal

finnews.id – Rencana perjalanan puluhan ribu orang di Jerman berantakan pekan ini....

Internasional

Ekonomi China Tumbuh 5 Persen di Kuartal I 2026, Tapi Perang Iran Bayangi Target Pertumbuhan

finnews.id – Ekonomi China menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang cukup menjanjikan di awal...

Internasional

Setelah 34 Tahun, Israel dan Lebanon Akan Gelar Dialog Langsung!

finnews.id – Pemimpin Israel dan Lebanon kabarnya akan segera melakukan pembicaraan langsung...