Home Entertainment Brigitte Bardot Melekat di Benak Presiden Prancis dan Politikus Dunia
EntertainmentInternasional

Brigitte Bardot Melekat di Benak Presiden Prancis dan Politikus Dunia

Brigitte Bardot meninggal

Bagikan
Bagikan

Setelah melewati masa tua dan mendedikasikan hidupnya untuk perjuangan hak-hak hewan, sosok yang akrab disapa B.B. itu mengembuskan napas terakhir di kediamannya di La Madrague, Saint-Tropez, kawasan pesisir selatan Prancis.

Kabar wafatnya Brigitte Bardot telah dikonfirmasi resmi oleh yayasan yang ia dirikan. Pihak yayasan menyampaikan duka mendalam atas kepergian sang pendiri sekaligus presiden.

“Yayasan Brigitte Bardot dengan rasa sedih yang mendalam mengumumkan berpulang-nya pendiri sekaligus presiden kami yakni Madame Brigitte Bardot. Beliau adalah aktris dan penyanyi ternama dunia yang memilih meninggalkan karier gemilangnya demi mengabdikan hidup dan energi-nya bagi kesejahteraan hewan melalui yayasan-nya,” tulis yayasan dalam keterangan resmi.

Selain Macron, politikus dunia juga memberikan penghormatan. Wakil Perdana Menteri Italia Matteo Salvini menyebut Bardot sebagai “Bintang yang tak lekang oleh waktu”.

“Dan yang terpenting dia seorang perempuan yang bebas, tidak konformis, serta pelaku utama perjuangan berani demi membela tradisi kami.” Kata Salvini.

Bardot melambung ke ketenaran internasional lewat film drama romantis “And God Created Woman” (1956) yang disutradarai suami pertamanya Roger Vadim. Ia kemudian menjadi simbol perubahan nilai sosial pada era pergolakan budaya besar.

Di puncak ketenarannya, mantan Presiden Prancis Charles de Gaulle menyebutnya sebagai “ekspor Prancis yang sama pentingnya dengan mobil Renault”. Namun tidak semua pihak sepakat. Vatikan pernah menyebutnya “jahat”, dan beberapa bioskop di Amerika Serikat sempat ditangkap karena menayangkan filmnya dianggap terlalu berani secara seksual.

Selain dunia hiburan, Bardot juga menjadi figur kontroversial di bidang politik dan aktivisme. Ia tetap vokal dalam perjuangan hak-hak hewan setelah pensiun dari layar lebar pada 1973, serta pernah memuji Marine Le Pen sebagai “Joan of Arc abad ke-21” dan mendukung pencalonannya sebagai presiden pada 2012.

Pada Minggu, Le Pen memberi penghormatan kepada Bardot dengan menyebutnya sebagai “perempuan luar biasa” yang “sangat Prancis”.

Bagikan
Artikel Terkait
Internasional

Hiu 4 Meter Tewaskan Pria di Dekat Pulau Wisata Rottnest

Penutup Insiden maut di dekat Pulau Rottnest menambah daftar panjang serangan hiu...

Internasional

Trump dan Xi Jinping Saling Puji saat Bertemu di Beijing

Penutup Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing memperlihatkan bahwa diplomasi...

Internasional

Xi Jinping Gelar Sambutan Besar untuk Trump di Beijing

Delegasi Pebisnis Besar Turut Hadir Kunjungan Trump ke Beijing juga diikuti sejumlah...

Internasional

Negara-negara Eropa Mulai Batasi Akses Media Sosial bagi Anak

BBC News — “EU needs to delay social media access for children...