Home Lifestyle Ini 7 Efek Hobi Mager yang Gak Kamu Sadari: Stop dari Sekarang
Lifestyle

Ini 7 Efek Hobi Mager yang Gak Kamu Sadari: Stop dari Sekarang

Bagikan
Mager, Image: Tookapic / Pixabay
Bagikan

finnews.id – Hobi mager atau kebiasaan malas bergerak ternyata punya dampak besar pada kesehatan tubuh dan mental. Banyak orang menganggap duduk seharian atau rebahan itu santai dan aman, padahal riset menunjukkan efek negatif yang cukup serius. Artikel ini akan membahas 7 efek hobi mager yang mungkin tidak kamu sadari dan bagaimana cara memulainya dari sekarang agar tubuh tetap sehat.

1. Mood Bisa Turun Drastis

Rasa malas bergerak ternyata bisa memengaruhi suasana hati. Penelitian menunjukkan bahwa durasi duduk yang panjang berkaitan erat dengan efek negatif pada kesehatan mental, terutama selama masa lockdown Covid-19. Selain itu, kebiasaan lain yang bersifat sedentari seperti menonton TV atau bermain video game dapat meningkatkan risiko kecemasan. Aktivitas berbasis layar bisa merangsang sistem saraf pusat secara berlebihan dan mengganggu tidur, yang pada akhirnya memicu perasaan cemas.
Beruntung, olahraga singkat—meski hanya beberapa menit—dapat meningkatkan mood dan menurunkan risiko depresi. Jadi, jangan cuma duduk, lakukan “fitness snacks” kapan pun dan di mana pun.

2. Risiko Kanker Bisa Meningkat

Duduk terlalu lama dapat meningkatkan risiko beberapa jenis kanker. Riset tahun 2021 menunjukkan bahwa sekitar 30–40 persen kasus kanker dapat dicegah melalui perubahan gaya hidup, termasuk meningkatkan aktivitas fisik. Kebiasaan sedentari biasanya dikaitkan dengan penumpukan lemak tubuh yang berlebih. Lemak ini memicu peradangan kronis lokal dan produksi hormon yang mendorong proliferasi sel, yang pada akhirnya meningkatkan risiko kanker. Menjaga tubuh tetap aktif bukan sekadar soal penampilan, tapi juga soal pencegahan penyakit serius.

3. Memori Bisa Menurun

Otak juga terdampak dari kebiasaan mager. Sebuah studi pada hampir 50.000 orang dewasa menunjukkan bahwa semakin lama seseorang duduk, semakin tinggi risiko mengalami gangguan memori dan demensia, terutama bagi lansia. Fenomena ini bukan soal duduk sesekali, tapi kebiasaan duduk lebih dari 10 jam sehari, yang sebenarnya mudah dilakukan bahkan bagi yang rutin berolahraga. Untuk menjaga otak tetap tajam, penting untuk menyelingi aktivitas fisik sepanjang hari, bukan hanya mengandalkan sesi gym harian.

Bagikan
Artikel Terkait
Gila! Kuota Pendaki Gunung Rinjani Ludes Terjual, Ribuan Orang Rebutan Tiket E-Rinjani Demi Libur Panjang April 2026!
Lifestyle

Gila! Kuota Pendaki Gunung Rinjani Ludes Terjual, Ribuan Orang Rebutan Tiket E-Rinjani Demi Libur Panjang April 2026!

finnews.id – Siap-siap kecewa buat Anda yang masih menunda rencana pendakian! Kabar...

Lifestyle

Pakar Mengimbau: Pengacara Dian Christina S.H Jelaskan Dalam Perkawinan Adat Batak Restu Ibu Dilindungi Hukum!

Finnews.id – Dalam sebuah wawancara khusus dengan seorang Pakar Hukum sekaligus Pengacara...

Lifestyle

Eksorsisme: Antara Iman, Sejarah, dan Sains Medis

Finnews.id – Eksorsisme, atau pengusiran setan, selalu menjadi topik yang memicu rasa...

Lifestyle

Liburan ke Jawa Tengah? Jangan Lewatkan untuk Kunjungi Kemuning Sky Hills Karanganyar

Finnews.id – Menghabiskan waktu liburan yang tersisa tentunya akan sangat memorable dengan...