Home News Perkembangan Bencana Sumatera: Korban Meninggal 969, Total Pengungsi Tembus 894 Ribu Jiwa
News

Perkembangan Bencana Sumatera: Korban Meninggal 969, Total Pengungsi Tembus 894 Ribu Jiwa

Bagikan
Korban Bencana Sumatera
Kepala BNPB Abdul Muhari mengumumkan perkembangan terbaru korban banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar per 10 Desember 2025. Jumlah korban meninggal mencapai 969 jiwa, sementara lebih dari 800 ribu pengungsi terpusat di Banda Aceh. Distribusi logistik menjadi prioritas.Foto:IG@basarnas
Bagikan

Oleh karena itu, distribusi logistik dioptimalkan di Aceh tanpa mengurangi intensitas dan frekuensi bantuan di Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Rekapitulasi bantuan yang masuk di posko Lanud Sultan Iskandar Muda per pukul 15.00 WIB, 10 Desember, mencatat total bantuan sejak tanggal 28 November mencapai 448,6 ton.

Dari total bantuan yang masuk tersebut, sebanyak 334 ton sudah berhasil didistribusikan kepada para korban dan pengungsi. BNPB menyatakan pihaknya terus mengejar distribusi sisa stok logistik yang masih tersedia di posko utama.

 

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
News

Menkeu Purbaya Akhirnya Blak-Blakan soal Uang Negara Tersisa Rp120 Triliun

Dengan kondisi fiskal yang terjaga dan strategi pengelolaan dana yang adaptif, pemerintah...

News

Kronologi Terbongkarnya Kekerasan Balita di Daycare Little Aresha Jogja: 13 Orang Jadi Tersangka

Sementara itu, 11 tersangka lainnya adalah para pengasuh yang berinteraksi langsung dengan...

News

Akhirnya Terungkap! Menkeu Purbaya Buka Suara soal Rencana PPN Tarif Tol

Kesimpulannya, PPN tarif tol memang masuk dalam rencana, namun belum akan diterapkan...

News

Ekonomi Indonesia Diprediksi Tumbuh 5,5 Persen di Awal 2026, Ini Faktor Pendorongnya

“Target investasi di atas Rp2.000 triliun bukan angka kecil. Ini harus dijaga...