Home Hukum & Kriminal CATATAN FN BOMBER SMAN 72 JAKARTA: Aku Pantas Mati…!
Hukum & Kriminal

CATATAN FN BOMBER SMAN 72 JAKARTA: Aku Pantas Mati…!

Bagikan
CATATAN FN BOMBER SMAN 72 JAKARTA Aku Pantas Mati…!
CATATAN FN BOMBER SMAN 72 JAKARTA Aku Pantas Mati…!
Bagikan

Finnews.id – Polisi telah mengantongi catatan tulisan tangan FN, bomber SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Catatan yang ditulis tangan oleh FN itu mengungkap gambaran emosional seorang remaja yang merasa terasing.

Tidak diterima di lingkungan sosial (dikucilkan), daftar kebencian terhadap berbagai kelompok orang, hingga keinginan mengakhiri hidup.

Dari catatan tersebut, polisi memahami apa motif di balik aksi tragis tersebut. Eks Kepala Densus 88, Komjen Pol Marthinus Hukom, dalam sebuah tayangan di akun TikTok @official.ntv pada 13 November 2025, memaparkan isi tulisan FN tersebut.

“Catatan ini menunjukkan kondisi emosional FN dan bagaimana ia memandang dirinya sendiri,” ujar Marthinus.

Saat ini FN masih menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati Polri di Jakarta Timur karena luka akibat ledakan.

Daftar Orang & Hal yang Tidak Disukai FN

Dalam salah satu bagian, FN menuliskan daftar panjang tipe orang dan perilaku yang dibencinya.

Mayoritas ditulis dalam bahasa Inggris. Catatan itu berisi kelompok-kelompok yang menurut FN membuatnya tidak nyaman atau pernah membuatnya terluka secara emosional.

Marthinus membacakan sebagian daftar tersebut. Isinya telah disensor agar tidak memicu ujaran kebencian.

“Ia menulis daftar kategori orang yang tidak ia sukai. Ini menggambarkan pola pikir dan frustrasi yang ia pendam,” jelas Marthinus.

“List yang aku tidak sukai. Ini penting, niggs, loud people, whor, idiot, religion rapist, boomers, women but not entire, bullies, edgy people, cheaters, mankinds, toddler,” ucap Marthinus.

Daftar ini menunjukkan kebencian pelaku terhadap berbagai kelompok orang dengan karakteristik yang berbeda-beda.

FN Merasa Dikucilkan & Tidak Pantas Dicintai

Dalam catatan tersebut, FN mengungkapkan perasaannya yang selalu kesulitan menjalin hubungan sosial dan merasa dikucilkan.

“Dari catatan panjang dia, kita bisa tahu sama sama dia tulis dalam bahasa Inggris. Aku ingin selalu berhubungan baik atau bahkan memiliki pertemanan dengan orang lain. Tapi akhirnya aku selalu mengacaukannya,” ungkap Marthinus, mengutip catatan FN.

Bagikan
Artikel Terkait
Aborsi
Hukum & Kriminal

Baru Tercium Usai 2 Tahun Beroperasi, Ternyata Ada Praktik Klinik Aborsi Ilegal di Jakarta Timur

finnews.id – Praktik klinik aborsi ilegal yang diam-diam beroperasi selama dua tahun...

KPK Incar Atalia Praratya (Bu Cinta) Istri Ridwan Kamil
Hukum & Kriminal

RUMAH TANGGA RETAK! KPK Incar Atalia Praratya (Bu Cinta) Istri Ridwan Kamil, Apa Perannya?

Finnews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil anggota DPR RI Atalia...

Hukum & KriminalNews

KPK Bakal Limpahkan Perkara Dugaan Pemerasan Kemenaker, 11 Tersangka termasuk Immanuel Ebenezer

finnews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan melimpahkan perkara yang melibatkan mantan...

Hukum & Kriminal

Operasi Bumi Pura Sakti Wirawasti Sukses Amankan 220 WNA Langgar Keimigrasian

finnews.id – Imigrasi mengamankan 220 WNA yang melanggar keimigrasian. Dari ratusan yang...