Home News 96 Siswa Jadi Korban Ledakan SMAN 72, Kapolri Gandeng KPAI Fokus Pemulihan Trauma Massal
News

96 Siswa Jadi Korban Ledakan SMAN 72, Kapolri Gandeng KPAI Fokus Pemulihan Trauma Massal

Bagikan
Trauma Healing Siswa
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjanjikan pembangunan pusat trauma healing pasca ledakan SMAN 72 Kelapa Gading yang melukai 96 korban. Pemerintah DKI memastikan pembelajaran daring dan pendampingan psikologis masif.Foto:Tribratanews
Bagikan

Finnews – Insiden ledakan di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, masih dalam proses penanganan. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan institusinya tidak hanya fokus pada aspek keamanan dan investigasi, tetapi juga pada pemulihan kondisi mental siswa yang terdampak.

Jenderal Sigit menyatakan, pihaknya bekerja sama dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) segera membangun pusat trauma healing khusus bagi siswa korban ledakan. Rencana pendirian pusat ini merupakan langkah strategis untuk menangani dampak psikologis yang dialami para pelajar.

“Kita membangun pusat trauma healing yang nanti dipersiapkan untuk memberikan pelayanan. Tentu kita akan bekerja sama dengan KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) dan dokter-dokter psikolog yang diperlukan,” ujar Jenderal Sigit setelah mengunjungi korban yang dirawat di RS Cempaka Putih, Jakarta, Sabtu 9 November 2025.

Saat ini, lanjut Sigit, atotal 96 korban tercatat akibat insiden ledakan. Sebanyak 29 korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sementara sebagian besar lainnya telah dipulangkan dan melanjutkan rawat jalan.

Untuk memastikan bantuan tersedia, pusat trauma healing ini juga akan dibangun di lingkungan sekolah agar penanganan dapat diberikan saat siswa mulai merasakan keluhan.

KBM Daring Dimulai, Sekolah Diserahkan kepada Polisi

Menyikapi kondisi sekolah yang masih dalam proses sterilisasi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memutuskan meniadakan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka sementara.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, mengonfirmasi KBM akan dilaksanakan secara daring (online) mulai Senin, 10 November 2025.

“Kegiatan belajar mengajar akan dilaksanakan secara daring hingga kondisi sekolah telah dinyatakan dapat digunakan kembali. Hingga hari ini, lokasi SMAN 72 masih dalam proses pengamanan dan sterilisasi oleh pihak kepolisian,” jelas Chico.

Komisioner KPAI, Diyah Puspitarini, menambahkan bahwa proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) ini akan berlangsung sambil melihat perkembangan kondisi psikologis siswa. Pihaknya berkoordinasi erat untuk memberikan pendampingan psikososial yang berkelanjutan.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
News

Korps Marinir Siapkan Gemblengan Khusus ASN Komcad 2026, Cek Lokasi dan Materinya!

finnews.id – Korps Marinir TNI AL siap menyulap ribuan Aparatur Sipil Negara...

News

Bareskrim Polri Tangkap DPO Kasus Narkoba Erwin alias Koko Erwin

finnews.id – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri memastikan telah mengamankan...

News

PDIP Bongkar Data APBN 2026: Rp223,5 Triliun Anggaran Pendidikan Lari ke Program MBG

finnews.id – Polemik mengenai asal-usul dana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya...

News

Kuota Hangus Digugat ke MK, Telkomsel Buka Suara: Paket Pulsa Tidak Sama dengan Token Listrik

finnews.id – Isu kuota internet hangus kembali jadi perbincangan. Kali ini, sistem...