Home Internasional Jika AS Setuju, Korsel Akan Punya Kapal Selam Nuklir pada 2030
Internasional

Jika AS Setuju, Korsel Akan Punya Kapal Selam Nuklir pada 2030

Bagikan
Jika AS setuju, Korsel akan memiliki kapal selam nuklir pada 2023.
Jika AS setuju, Korsel akan memiliki kapal selam nuklir pada 2023.
Bagikan

finnews.id – Korea Selatan (Korsel) berharap dapat meluncurkan kapal selam bertenaga nuklir pertamanya pada akhir 2030. Hal itu diungkapkan pejabat senior Kementerian Pertahanan Korsel, Won Chong-dae, Selasa, 4 November 2025.

Pernyataan ini dikeluarkan Chong-dae, setelah Korsel mengumumkan bahwa Amerika Serikat (AS) dan Korsel mencapai kesepakatan luas yang mencakup investasi dan pembuatan kapal.

Sebelumnya, Presiden AS, Donald Trump pada pekan lalu mengatakan, ia telah memberikan lampu hijau kepada Korsel soal kapal selam nuklir.

Selama ini, eknologi kapal selam nuklir AS dianggap sebagai salah satu rahasia militer yang paling sensitif dan dijaga ketat.

Trump, yang berada di Korsel untuk menghadiri pertemuan puncak regional, mengatakan di Truth Social, bahwa Seoul akan memproduksi kapal selam bertenaga nuklirnya di “Galangan Kapal Philadelphia, tepat di sini, di Amerika Serikat yang baik”.

Tidak seperti kapal selam bertenaga diesel, yang harus muncul ke permukaan secara teratur untuk mengisi ulang baterainya, kapal selam bertenaga nuklir dapat tetap terendam untuk jangka waktu yang jauh lebih lama.

Seoul belum mengomentari pernyataan Trump yang mengisyaratkan kapal selam tersebut akan dibangun di tanah AS.

Namun, Chong-dae mengatakan, bahwa “membangun kapal selam bertenaga nuklir dengan teknologi kami sendiri memungkinkan”.

“Jika kami mengamankan bahan bakar kapal selam melalui konsultasi dengan Amerika Serikat dan memasuki fase konstruksi pada akhir 2020-an, kami berharap dapat meluncurkan kapal utama pada pertengahan hingga akhir 2030-an,” ujar Won dalam rapat kabinet.

“Korea Selatan sudah memiliki kemampuan desain dan konstruksi kelas dunia untuk kapal selam konvensional,” ujarnya.

Pernyataannya muncul setelah seorang ajudan presiden Korea Selatan mengatakan Seoul telah meminta “otorisasi untuk bahan baku” dari Washington dan menerima persetujuan.

Korsel Kelola Galangan Kapal di Philadelphia

Galangan kapal Philadelphia yang disebutkan oleh Trump telah dikelola oleh Hanwha Ocean Korea Selatan sejak tahun lalu.

Bagikan
Artikel Terkait
Internasional

Apple Setuju Bayar Ganti Rugi US$250 Juta untuk Klaim Siri yang Didukung AI

finnews.id – Klaim kecerdasan buatan (AI) pada asisten suara Siri berujung pada...

Internasional

Pesawat Tanker AS Boeing KC-135 Hilang Kontak di Teluk Persia Usai Kirim Sinyal Darurat

finnews.id – Sebuah pesawat pengisian bahan bakar udara milik militer Amerika Serikat,...

Internasional

Thailand Kucurkan Pinjaman US$12,2 Miliar: Upaya Selamatkan Ekonomi dari Badai Timur Tengah

finnews.id – Pemerintah Thailand mengambil langkah besar dengan menyetujui paket pinjaman darurat...

Internasional

Musk Bayar Denda US$1,5 Juta, Akhiri Drama Gugatan Saham Twitter

finnews.id – Elon Musk akhirnya mencapai kesepakatan dengan pemerintah AS untuk mengakhiri...