Home Ekonomi BI Gemparkan Pasar Kripto! Stablecoin Rupiah Siap Meluncur, Nilai Dijamin Penuh Obligasi Negara
Ekonomi

BI Gemparkan Pasar Kripto! Stablecoin Rupiah Siap Meluncur, Nilai Dijamin Penuh Obligasi Negara

Bagikan
Stablecoin Bank Indonesia SBN
Gubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan, BI akan meluncurkan stablecoin versi nasional' atau Sekuritas Rupiah Digital (SRBI), aset digital didukung penuh obligasi negara (SBN), menjadi bagian tak terpisahkan dari CBDC Rupiah Digital Proyek Garuda.Foto:IG@PerryWarjiyo
Bagikan

Bank Indonesia Umumkan Langkah Revolusioner: Luncurkan Stablecoin Nasional Berbasis Obligasi Negara

Finnews.id – Indonesia sedang menjadi perbincangan pasar kripto global. Ini karena Bank Indonesia (BI) tengah menggagas peluncuran “stablecoin versi nasional” yang akan didukung oleh obligasi pemerintah (Surat Berharga Negara/SBN).

Rencana peluncuran uang digital stablecoin disampaikan langsung Gubernur BI, Perry Warjiyo, ini segera menarik perhatian pasar kripto dan institusi keuangan global. Sekaligus menempatkan Indonesia di garis depan inovasi moneter digital di Asia Tenggara.

Langkah ini merupakan bagian integral dari proyek ambisius BI, yaitu Rupiah Digital yang tergabung dalam inisiatif besar Proyek Garuda.

Dalam pidatonya di sebuah forum keuangan digital di Jakarta, Gubernur Perry Warjiyo menegaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat kedaulatan Rupiah di era digital, sekaligus memodernisasi infrastruktur pasar keuangan domestik.

“Kita akan kembangkan bagaimana Rupiah Digital dikeluarkan oleh BI. Insya Allah, dengan Rupiah Digital kita akan keluarkan bagaimana Sekuritas Rupiah Digital (SRBI) ada versi digitalnya, yang underlying-nya adalah SBN. Ini adalah versi stablecoin-nya resmi nasional Indonesia. Insya Allah kita akan kembangkan,” ujar Perry Warjiyo, menekankan peran sentral bank sentral dalam penerbitan mata uang digital.

Sekuritas Rupiah Digital (SRBI): DNA Stablecoin dari CBDC

Apa yang disebut BI sebagai “stablecoin versi nasional” sejatinya adalah Sekuritas Rupiah Digital (SRBI). Ini bukanlah mata uang kripto independen, melainkan turunan digital yang terhubung langsung dengan Rupiah Digital (CBDC) yang diterbitkan oleh Bank Indonesia.

Dalam struktur pengembangannya, SRBI akan mengambil fungsi layaknya stablecoin dengan mekanisme penjaminan nilai yang ketat. Penjaminan ketat tersebut di antaranya:

Penerbitan: SRBI akan diterbitkan oleh Bank Indonesia dalam format token digital.

Aset Dasar (Underlying Asset): Nilai dari SRBI akan dijamin penuh oleh Surat Berharga Negara (SBN) yang dimiliki oleh pemerintah. Skema bond-backed ini memberikan stabilitas dan kredibilitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan stablecoin swasta yang underlying-nya sering kali bervariasi.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
PMI-BI Triwulan I 2026 melesat ke 52,03%! Industri kertas, alas kaki, dan makanan jadi motor utama. Simak proyeksi ekonomi manufaktur RI selanjutnya.
Ekonomi

Lampu Hijau Ekonomi! Sektor Manufaktur RI Ngamuk di Awal 2026, Siap-Siap Kebanjiran Pesanan?

finnews.id – Kabar gembira buat kamu yang sedang memantau ekonomi nasional! Sektor...

Bank Indonesia catat kinerja dunia usaha Triwulan I 2026 tetap tangguh! SBT tembus 10,11%, sektor pertanian & tambang siap melesat di triwulan depan.
Ekonomi

Jangan Sampai Ketinggalan! Dunia Usaha RI 2026 Masih On Track, Sektor-Sektor Ini Bakal Cuan Gede?

finnews.id – Ekonomi Indonesia kembali menunjukkan tajinya di awal tahun ini! Bank...

Ekonomi

Katalog Promo Superindo Hari Ini 17 April 2026: Diskon Bahan Segar, Pas untuk Stok Dapur

finnews.id – Jaringan swalayan Superindo kembali memanjakan para pelanggan setianya dengan menggelar...

Ekonomi

Okupansi Hotel Turun Hingga 30%, Pengusaha Desak Pemerintah Evaluasi Kebijakan Efisiensi Anggaran

finnews.id – Industri perhotelan nasional tengah menghadapi tekanan serius. Indonesian Hotel General Manager...