finnews.id – Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri langsung aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5). Kehadiran orang nomor satu di Indonesia ini disambut oleh ribuan buruh dari berbagai organisasi yang telah memadati area tersebut sejak pagi hari.
Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 08.37 WIB dengan menumpangi kendaraan taktis (rantis) Maung. Sepanjang jalan menuju panggung utama, ia menyapa para buruh dengan lambaian tangan, memberi salam hormat, hingga menyalami buruh yang berada di dekat kendaraannya. Sejumlah pejabat teras turut mendampingi Presiden dalam acara ini.
Tampak hadir Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat. Sebelum memasuki sesi formal, suasana sempat mencair saat Prabowo ikut berjoget di atas panggung bersama grup musik Tipe-X yang sedang menghibur massa.
Janji Manis untuk Kaum Buruh
Setelah mendengarkan langsung berbagai harapan dan tuntutan dari perwakilan organisasi buruh, Prabowo menyampaikan pidato politiknya. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk memenuhi aspirasi para pekerja. Salah satu poin krusial yang ia tawarkan adalah program kepemilikan rumah khusus bagi kaum buruh.
Pemerintah merancang skema cicilan jangka panjang hingga 40 tahun agar beban finansial buruh tetap ringan. Prabowo meyakinkan bahwa alokasi penghasilan yang selama ini buruh gunakan untuk membayar kontrak rumah, nantinya akan beralih menjadi cicilan hak milik.
“Saudara-saudara, tadi saya mengatakan penghasilan 30 persen untuk kontrak. Nanti, kita akan yakinkan, saudara nanti akan miliki rumah tersebut,” tegas Prabowo di hadapan ribuan massa.
Aksi Lepas Baju Safari
Menutup kehadirannya, Prabowo melakukan aksi yang tidak terduga. Usai bersalaman dengan perwakilan buruh di atas panggung, ia tiba-tiba melepas baju safari cokelat berkantong empat yang menjadi ciri khasnya. Sambil mengenakan kaos dalaman berwarna hitam, Prabowo melemparkan pakaian safarinya tersebut ke arah kerumunan buruh.