Bukan sekadar mengganti waktu, konsepnya pun diperluas agar lebih inklusif dan edukatif.
Menurut Dedie, CFN akan menghadirkan suasana malam yang positif dengan kegiatan yang bermanfaat, seperti bazar kuliner sehat dan berbagai aktivitas komunitas.
“Car Free Night akan diisi dengan beragam kegiatan yang positif, jadi warga tidak perlu khawatir. Ini bukan sekadar jalan-jalan malam,” katanya.
Hingga kini, belum ada tanggal pasti pelaksanaan CFN Bogor. Pemkot masih fokus pada penyelenggaraan Festival Merah Putih (FMP) selama bulan Agustus.
Namun, besar kemungkinan program ini akan mulai berjalan pada September mendatang.
“Kita masih menyiapkan skemanya. Mungkin setelah FMP selesai, baru kita mulai Car Free Night di bulan September,” pungkasnya.
Transformasi CFD Bogor: Antara Tradisi dan Inovasi
Pergantian dari CFD Bogor ke Car Free Night menjadi simbol transisi gaya hidup perkotaan. Dari tradisi pagi yang penuh semangat, kini bergeser ke malam hari yang lebih tenang dan santai.
Ini bukan hanya soal waktu, tetapi tentang bagaimana pemerintah menghadirkan ruang publik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Dengan pendekatan baru ini, diharapkan warga Kota Bogor tetap memiliki tempat untuk berkegiatan sosial dan menjaga kesehatan, tanpa harus mengorbankan ruang-ruang sakral seperti tempat ibadah.
Konsep ini juga memperkaya khasanah wisata malam di Bogor, yang selama ini dikenal dengan kesejukan alamnya.