Home Ekonomi Saham Fore Coffee (FORE) Cetak Rekor Baru: Auto Reject di Hari Kedua Listing!
Ekonomi

Saham Fore Coffee (FORE) Cetak Rekor Baru: Auto Reject di Hari Kedua Listing!

Bagikan
Fore Kopi Indonesia
Fore Kopi Indonesia. Image (istimewa).
Bagikan

finnews.id – PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) membuktikan daya tariknya di pasar modal dengan kinerja saham yang terus melesat. Setelah sukses mencatatkan kenaikan 34,04% di hari perdana listing pada Senin (14/4/2025), saham FORE kembali menyentuh auto reject atas (ARA) di hari kedua dengan lonjakan 24,60% ke level Rp 314 per saham. Artinya, dalam dua hari saja, saham ini telah naik 67,12% dari harga IPO-nya sebesar Rp 188 per saham.

Minat Investor Luar Biasa: Oversubscribed 200 Kali!

Kepercayaan investor terhadap Fore Coffee terlihat dari antusiasme pada masa penawaran perdana (IPO). Data e-IPO menunjukkan, permintaan saham FORE mencapai oversubscribed 200,63 kali, dengan partisipasi lebih dari 114.873 investor. Ini menjadikan FORE sebagai emiten ke-12 yang tercatat di BEI pada 2025 dan salah satu yang paling diminati.

Dana IPO untuk Ekspansi Besar-besaran

Dana hasil IPO senilai Rp 353,44 miliar akan dialokasikan untuk:

  1. Pembangunan 140 gerai baru dalam dua tahun (Rp 275 miliar).
  2. Pengembangan bisnis donat melalui anak perusahaan (Rp 60 miliar).
  3. Modal kerja operasional, termasuk riset pasar dan penguatan SDM (Rp 18,44 miliar).

Strategi ekspansi Fore Coffee tidak hanya fokus pada kuantitas, tetapi juga kualitas dan profitabilitas. Setiap gerai baru akan melalui evaluasi ketat untuk memastikan keuntungan jangka panjang.

Komitmen Pemegang Saham Utama: Lock Up 12 Bulan

Keyakinan pemegang saham besar terhadap masa depan FORE terlihat dari komitmen mereka:

  • Fore Holdings Pte. Ltd. dan PT Otten Coffee Indonesia secara sukarela memperpanjang masa lock up saham hingga 12 bulan, lebih lama dari ketentuan wajib 8 bulan.
  • EVLab Fore Pte. Ltd. sebagai pengendali utama juga menyatakan tidak akan melepas kepemilikan saham dalam jangka waktu yang sama.

Ini menjadi sinyal positif bagi investor, menunjukkan keyakinan pemegang saham terhadap prospek jangka panjang perusahaan.

Target Ambisius: Profit Naik 80% di 2025

Di tengah tantangan ekonomi, CEO Fore Coffee Vico Lomar optimistis menargetkan kenaikan profit hingga 70-80% pada 2025. Keyakinan ini didukung oleh:

  • 245 gerai yang sudah profitabel sejak 2023.
  • Rencana pembukaan 70 gerai baru tahun ini dengan pendekatan selektif.
  • Inovasi produk dan pelatihan barista untuk menjaga konsistensi kualitas.

Dengan rencana ekspansi hingga 600 gerai dalam lima tahun ke depan, FORE berpotensi menjadi pemain utama di industri kopi lokal.

Kesimpulan: Momentum Tepat untuk Pantau Saham FORE

Kinerja saham Fore Coffee (FORE) di dua hari pertama perdagangan membuktikan kepercayaan pasar yang tinggi. Dengan strategi ekspansi terukur, dukungan pemegang saham utama, dan target pertumbuhan agresif, FORE layak masuk dalam radar investor. **

Bagikan
Artikel Terkait
PMI-BI Triwulan I 2026 melesat ke 52,03%! Industri kertas, alas kaki, dan makanan jadi motor utama. Simak proyeksi ekonomi manufaktur RI selanjutnya.
Ekonomi

Lampu Hijau Ekonomi! Sektor Manufaktur RI Ngamuk di Awal 2026, Siap-Siap Kebanjiran Pesanan?

finnews.id – Kabar gembira buat kamu yang sedang memantau ekonomi nasional! Sektor...

Bank Indonesia catat kinerja dunia usaha Triwulan I 2026 tetap tangguh! SBT tembus 10,11%, sektor pertanian & tambang siap melesat di triwulan depan.
Ekonomi

Jangan Sampai Ketinggalan! Dunia Usaha RI 2026 Masih On Track, Sektor-Sektor Ini Bakal Cuan Gede?

finnews.id – Ekonomi Indonesia kembali menunjukkan tajinya di awal tahun ini! Bank...

Ekonomi

Katalog Promo Superindo Hari Ini 17 April 2026: Diskon Bahan Segar, Pas untuk Stok Dapur

finnews.id – Jaringan swalayan Superindo kembali memanjakan para pelanggan setianya dengan menggelar...

Ekonomi

Okupansi Hotel Turun Hingga 30%, Pengusaha Desak Pemerintah Evaluasi Kebijakan Efisiensi Anggaran

finnews.id – Industri perhotelan nasional tengah menghadapi tekanan serius. Indonesian Hotel General Manager...